Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jalan Kayak Neraka..!! Dulu Waktu Tempuh Hanya 2 Hari, Kini Warga Apau Kayan Bisa Habiskan Waktu Satu Bulan ke Long Bagun

Redaksi • Rabu, 23 April 2025 - 22:30 WIB
AKSES: Kondisi ruas jalan Apau Kayan-Mahulu yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah. FOTO: ISTIMEWA
AKSES: Kondisi ruas jalan Apau Kayan-Mahulu yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah. FOTO: ISTIMEWA

 

Kondisi infrastruktur jalan di wilayah Apau Kayan, Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini sudah semakin memprihatinkan.

Bagaimana tidak, ruas jalan poros nasional yang menghubungkan empat kecamatan di wilayah perbatasan RI-Malaysia ini (Kayan Hulu, Kayan Hilir, Kayan Selatan dan Sungai Boh) terpantau sudah mengalami kerusakan yang sangat parah.

Camat Kayan Hulu, Setim Ala mengaku bahwa kondisi jalan yang rusak parah ini membuat warga mengalami kesulitan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) hingga bahan pokok produk lainnya dari Indonesia.

Mengingat satu-satunya akses jalan darat yang tembus ke dalam negeri dari Apau Kayan, Malinau Kaltara ini hanya dari Long Bagun, Mahakam Hulu (Mahulu), Kalimantan Timur (Kaltim), sehingga kebutuhan masyarakat setempat dibeli dari sana.

Itupun warga kesulitan mengingat infrastruktur jalan dari Apau Kayan ke Mahulu saat ini sudah banyak yang rusak parah. “Kalau dulu perjalanan (dari Apau Kayan) ke Long Bagun itu bisa ditempuh 1-2 hari. Tapi akibat dari jalan yang sudah semakin rusak parah, sehingga perjalanan ke Long Bagun saat ini bisa sampai sebulan baru tembus,” ujar Setim.

Setim mengungkapkan bahwa akibat dari buruknya kondisi infrastruktur jalan dan terbatasnya akses transportasi di Apau Kayan ini membuat warga setempat terpaksa bergantung pada Malaysia untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-harinya.

Tentu hal ini sangat ironis mengingat Apau Kayan ini merupakan bagian dari wilayah Indonesia, bukan Malaysia. Namun, kondisi jalan yang menghubungkan wilayah Apau Kayan dengan Tapak Mega, Malaysia saat ini juga mengalami kerusakan berat.

“Ini membuat konektivitas wilayah di Apau Kayan semakin terputus. Padahal PLBN (Pos Lintas Batas Negara) Long Nawang berdiri megah di jalur jalan menuju Pos Pamtas hingga ke Tapak Mega, Malaysia,” tegasnya. (iwk/har)

Editor : Indra Zakaria