Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dulu Berjaya, Kini Pasar Gusher Tarakan Sepi, Pedagang Banyak Gulung Tikar

Redaksi • Kamis, 22 Mei 2025 - 08:42 WIB
Kondisi beberapa kios yang tutup di Pasar Gusher Tarakan.
Kondisi beberapa kios yang tutup di Pasar Gusher Tarakan.

 

Pernah jadi pusat pasar belanja favorit masyarakat di Kota Tarakan, kini kondisi Pasar Gusher di Jalan Gajah Mada sepi karena termakan zaman.

Dalam beberapa tahun ke belakang, Pasar Gusher memang telah menunjukkan berkurangnya traffic pembeli karena faktor perubahan zaman, terlihat kios-kios di Pasar Gusher sudah mulai ramai ditinggalkan pemiliknya.

Ketua Kerukunan Pasar Gusher, Sahir mengungkapkan ada sekitar 200-an kios yang tutup di Pasar Gusher, dan 100 kios lebih yang masih bertahan. "Sisa 100-an kios yang bertahan sampai saat ini, penyebabnya jelas karena metode belanja yang telah berubah, belanja online lebih diminati masyarakat saat ini," ujarnya.

Menurutnya, sepinya pengunjung dan tutupnya ratusan kios jualan di Pasar Gusher karena kurangnya inovasi, apalagi banyak pedagang yang masih melek perkembangan zaman, butuh edukasi dan solusi dari pemerintah untuk menghidupkan kembali pasar belanja yang dulunya jadi andalan masyarakat Tarakan ini.

"Butuh peran pemerintah kota untuk mengedukasi pedagang di Pasar Gusher agar bisa memanfaatkan sosial media dengan berjualan online, kemauan mereka untuk berkembang sebenarnya ada, tapi mungkin kurang mengerti caranya, mereka masih kurang diperhatikan," tuturnya.

Era digitalisasi yang semakin modern dan praktis membuat masyarakat lebih gencar berbelanja di toko online, beberapa juga masih ada yang belanja ke pasar belanja tradisional, namun tidak sebanyak dulu.

Salah seorang pedagang sepatu di Pasar Gusher, Imron mengatakan pendapatannya dalam beberapa tahun ini sangat signifikan berkurang dibanding dulu. "Sering kok dalam sehari gak ada yang beli sama sekali, kalaupun ada paling hanya beberapa saja, pokoknya sepi sekali sekarang," keluhnya.

Meski mendapat keringanan dari pengelola Pasar Gusher dengan penurunan harga sewa kios, Sahir berharap ada langkah dan niat baik dari pemerintah kota untuk merevitalisasi Pasar Gusher, agar bisa kembali ramai seperti dulu. "Gairah masyarakat untuk berbelanja di Pasar Gusher kurang, butuh perhatian lebih, pedagang butuh untuk dibina dan diajari supaya pasar ini tidak mati," tutupnya. (*wld)

Editor : Indra Zakaria