NUNUKAN – Operasi pencarian besar-besaran tengah dilakukan oleh Tim SAR gabungan di perairan Pantai Sebatik, Nunukan, menyusul laporan hilangnya seorang nelayan bernama Rahmatsyah (29). Warga Desa Bambangan tersebut dilaporkan belum kembali ke rumah setelah berangkat mencari ikan sendirian sejak Rabu (28/1/2026) malam.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril, menjelaskan bahwa laporan hilangnya korban baru diterima Pos SAR Nunukan melalui BPBD Nunukan pada Kamis sore sekitar pukul 16.20 WITA. Berdasarkan keterangan keluarga, Rahmatsyah terakhir kali terlihat berangkat melaut sekitar pukul 19.00 WITA. Kekhawatiran mulai muncul setelah hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung merapat ke dermaga, sehingga pihak keluarga memutuskan untuk meminta bantuan evakuasi.
Merespons laporan tersebut, Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Nunukan, BPBD, TNI AL, Polsek Sebatik, hingga relawan masyarakat setempat langsung dikerahkan ke lokasi. Area pencarian difokuskan di sekitar perairan Dermaga Bambangan yang berjarak sekitar 2,4 mil laut dari Pos SAR Nunukan. Untuk memaksimalkan penyisiran, tim tidak hanya mengandalkan armada laut seperti rigid buoyant boat (RBB), tetapi juga menurunkan teknologi pendeteksi bawah air AquaEye guna melacak keberadaan korban di bawah permukaan laut.
Hingga saat ini, petugas di lapangan masih terus melakukan penyisiran intensif di titik koordinat yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas.(*)
Editor : Indra Zakaria