Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Bensin Eceran Berujung Petaka, Belasan Kios di Jalan Jelarai Bulungan Hangus Terbakar

Redaksi Prokal • 2026-01-31 13:19:25
KERJA KERAS: Petugas melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran. (RADAR TARAKAN)
KERJA KERAS: Petugas melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran. (RADAR TARAKAN)

TANJUNG SELOR – Insiden kebakaran hebat menghanguskan deretan kios sembako di RT 47 Jalan Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor, Bulungan, pada Jumat siang. Peristiwa yang terjadi di kawasan padat aktivitas tersebut diduga kuat dipicu oleh aktivitas penyalinan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang dilakukan di salah satu kios warga.

P.S. Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan, Aipda Hadi Purnomo, menjelaskan bahwa berdasarkan penyelidikan awal, api berasal dari area garasi parkiran salah satu warung saat pemiliknya sedang memindahkan BBM. Situasi menjadi tidak terkendali ketika jeriken yang digunakan untuk menyalin bahan bakar tersebut tumpah, sehingga cairan yang mudah terbakar itu langsung menyambar sumber api di sekitar lokasi dan menciptakan kobaran besar dalam waktu singkat.

Akibat kejadian ini, sebanyak 11 unit kios dilaporkan luluh lantak dilalap si jago merah. Meski api berkobar cukup dahsyat dan melahap bangunan beserta isinya, pihak kepolisian memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun, kerugian material yang diderita oleh para pemilik kios diperkirakan mencapai angka yang cukup fantastis, yakni sekitar Rp 900 juta.

Guna memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengumpulkan bukti-bukti pendukung, personel Satreskrim Polresta Bulungan telah memasang garis polisi di lokasi kejadian. Area tersebut saat ini masih dalam pengawasan ketat pihak berwenang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Pemerintah setempat dan pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat, terutama para pedagang, untuk lebih berhati-hati dalam menangani bahan yang mudah terbakar guna mencegah terjadinya insiden serupa yang membahayakan keselamatan publik dan lingkungan sekitar.(*)

Editor : Indra Zakaria