Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Fokus Infrastruktur Dasar, Pemprov Kaltara Optimistis Kejar Target RPJMD 2029

Redaksi Prokal • 2026-02-03 10:27:26
Konstruksi menjadi salah satu sektor yang paling menggeliat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltara. (HRK)
Konstruksi menjadi salah satu sektor yang paling menggeliat dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kaltara. (HRK)

 

TANJUNG SELOR – Meski tidak melakukan pembangunan berskala besar sepanjang tahun 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Pemprov Kaltara) tetap konsisten menempatkan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama. Langkah ini diambil guna memperkuat aksesibilitas wilayah yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi di provinsi termuda di Indonesia ini.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kaltara mencatat bahwa infrastruktur masih mendominasi porsi alokasi anggaran daerah. Dominasi ini dinilai wajar mengingat Kaltara masih berada dalam fase pertumbuhan yang menuntut ketersediaan fasilitas publik yang memadai.

Kepala Bappeda Litbang Kaltara, Bertius, menjelaskan bahwa fokus pembangunan tersebut tidak hanya terbatas pada pengerjaan jalan, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung di sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, dan perkantoran pemerintahan.

"Mau tidak mau, dari persentase alokasi anggaran memang lebih didominasi oleh infrastruktur. Sebagai provinsi yang sedang berkembang, infrastruktur adalah prioritas yang tidak bisa dihindari," ujar Bertius, Senin (2/2).

Kebijakan ini terbukti memberikan dampak positif bagi struktur perekonomian daerah. Berdasarkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), sektor konstruksi di Kaltara terus menggeliat dan menjadi kontributor signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Aktivitas pembangunan fisik, termasuk kawasan perkantoran di berbagai titik, turut membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat lokal.

Meskipun saat ini tengah berada dalam periode efisiensi anggaran, Bertius tetap menatap optimis target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara dapat tercapai sepenuhnya pada 2029 mendatang. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada persepsi positif terhadap kondisi daerah.

"Kita harus optimis. Di sinilah peran penting media untuk memberikan gambaran yang objektif terkait kemajuan daerah," tambahnya.

Selain kesiapan fisik, Kaltara dinilai memiliki modal kuat untuk menarik investasi, yakni stabilitas keamanan dan kondusivitas sosial. Kondisi daerah yang relatif aman tanpa gejolak besar menjadi jaminan bagi para investor bahwa Kalimantan Utara adalah wilayah yang layak dan prospektif untuk penanaman modal.

"Secara umum kondisi daerah cukup aman, tidak ada demonstrasi atau gejolak besar. Ini adalah jaminan bagi investor bahwa Kaltara siap untuk terus tumbuh," pungkas Bertius. (dksip)

Editor : Indra Zakaria