TANJUNG SELOR – Festival Sungai Kayan yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Bulungan kini tengah menatap target besar. Perhelatan tahunan yang memperlombakan perahu ketinting dan perahu dayung ini diproyeksikan tidak hanya menjadi agenda lokal, tetapi mampu menembus promosi wisata berskala nasional pada tahun 2026.
Optimisme ini disuarakan oleh Ketua Kormi Bulungan terpilih, Adymas Putro Utomo. Ia menilai festival yang membelah Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas ini memiliki potensi luar biasa sebagai magnet wisatawan. Sebagai gambaran, pada tahun 2025 lalu, ajang ini mencatatkan partisipasi fantastis sebanyak 3.550 pedayung dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bulungan, yang bertanding menggunakan ratusan perahu di bawah sorakan ribuan penonton.
Untuk mengangkat level festival ini, Kormi Bulungan berencana melakukan promosi masif dengan menggandeng Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Upaya pemecahan rekor pada perhelatan tahun 2026 mendatang diharapkan dapat menjadi sorotan media nasional, sekaligus memperkenalkan beragam aksesoris dan produk budaya khas Kalimantan Utara ke mata dunia.
Adymas menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan komunikasi intensif dengan pihak MURI dan Pemerintah Kabupaten Bulungan. Langkah ini dilakukan agar semangat promosi olahraga tradisional sejalan dengan visi pariwisata daerah. Selain balap perahu, festival ini juga akan mengemas berbagai permainan tradisional lainnya seperti sumpit, gasing, asinan, hingga engrang ke dalam satu rangkaian acara yang tak terpisahkan.
Ke depan, Kormi Bulungan berkomitmen melanjutkan fondasi yang telah dibangun pada kepemimpinan periode sebelumnya di bawah Syarwani. Adymas memaparkan strategi lima elemen kunci yang akan diusung, yakni perpaduan antara olahraga, kepemudaan, pariwisata, dan kebudayaan. Semua elemen tersebut bermuara pada satu target utama: penguatan ekonomi kreatif masyarakat Bulungan. Dengan begitu, setiap festival yang digelar diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi para pelaku usaha lokal. (*)
Editor : Indra Zakaria