TANJUNG SELOR – Sektor pariwisata di Kalimantan Utara (Kaltara) menunjukkan performa impresif pada penghujung tahun 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltara, sebanyak 3.988 wisatawan mancanegara (wisman) tercatat memasuki wilayah provinsi ke-34 ini melalui pintu imigrasi jalur laut di Kota Tarakan dan Kabupaten Nunukan sepanjang bulan Desember.
Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, mengungkapkan bahwa angka kunjungan pada Desember 2025 tersebut mengalami lonjakan drastis sebesar 250,75 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Kabupaten Nunukan menjadi pintu masuk utama dengan mencatatkan 3.104 kunjungan, naik signifikan sebanyak 2.226 kunjungan dari November. Sementara itu, Kota Tarakan turut menyumbang 884 kunjungan wisman, meningkat sebanyak 625 kunjungan dalam periode yang sama.
Secara kumulatif, total pelancong mancanegara yang bertandang ke Kaltara melalui jalur resmi keimigrasian selama periode Januari hingga Desember 2025 telah mencapai angka 20.224 kunjungan. Tren positif ini menggambarkan daya tarik Kaltara yang semakin diperhitungkan oleh wisatawan internasional, khususnya yang menggunakan akses transportasi laut.
Di sisi lain, dinamika terjadi pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di wilayah Bulungan, Nunukan, dan Tarakan. Pada Desember 2025, TPK hotel berbintang tercatat sebesar 54,92 persen, atau sedikit menurun 1,19 poin dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, pemandangan berbeda terlihat pada jenis akomodasi lainnya yang justru mengalami kenaikan sebesar 2,45 poin dengan tingkat keterisian mencapai 29,84 persen.
Terkait durasi kunjungan, rata-rata lama menginap tamu di Kaltara pada bulan terakhir tahun 2025 berada di angka 1,42 hari. Jika dibedah lebih dalam, tamu asing cenderung menghabiskan waktu lebih lama di Kaltara dengan rata-rata menginap selama 2,94 hari, terpaut cukup jauh dibandingkan tamu domestik yang rata-rata menginap selama 1,41 hari. Peningkatan rata-rata lama menginap secara keseluruhan sebesar 0,12 hari ini mengindikasikan bahwa wisatawan mulai lebih menikmati durasi kunjungan mereka di Bumi Benuanta.(*)
Editor : Indra Zakaria