TARAKAN – Pergerakan pemudik di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan mulai menunjukkan grafik kenaikan yang signifikan. Otoritas pelabuhan memprediksi puncak kepadatan arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada Rabu, 18 Maret mendatang, seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat ke berbagai wilayah di Kalimantan Utara.
Penelaah Teknis Kebijakan UPTD Pelabuhan Tengkayu I Tarakan, Shandy Nadzifa Yusuf, mengonfirmasi bahwa tren kenaikan penumpang sudah mulai terasa sejak awal pekan ini. Menurutnya, lonjakan tersebut mengikuti pola tahun-tahun sebelumnya di mana H- beberapa hari menjelang Lebaran menjadi titik tersibuk pelabuhan.
“Kalau di hari biasa jumlah penumpang masih relatif stabil, tetapi sekarang sudah mulai ada kenaikan menjelang arus mudik. Perkiraan puncaknya sekitar tanggal 18 Maret,” ujar Shandy (16/3).
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak pelabuhan telah memastikan kesiapan transportasi laut. Dari total 54 unit speedboat yang terdaftar, sebanyak 50 armada dipastikan siap beroperasi penuh, sementara sisanya masih dalam tahap perbaikan rutin.
Keamanan dan keselamatan pelayaran menjadi fokus utama. Shandy menegaskan bahwa setiap keberangkatan dipantau ketat melalui manifes penumpang untuk mencegah terjadinya kelebihan muatan (overload). Pengawasan ini melibatkan kolaborasi lintas instansi, termasuk KSOP, Polairud, hingga Polda Kalimantan Utara.
“Pemeriksaan kelaikan armada atau ramp check sudah dilaksanakan oleh KSOP pada 5 Maret lalu. Armada yang dinyatakan layak operasi telah ditempeli stiker khusus sebagai bukti standar keselamatan terpenuhi,” tambahnya. Selain fokus pada kelancaran arus penumpang, Pelabuhan Tengkayu I juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Fasilitas ini disiapkan setiap hari oleh petugas kesehatan kepelabuhanan dan dapat dimanfaatkan oleh para motoris maupun penumpang sebelum melakukan perjalanan.
Langkah ini diambil untuk memastikan kondisi fisik para kru kapal dalam keadaan prima saat bertugas, sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Pihak pelabuhan berkomitmen untuk memperbarui data pergerakan penumpang setiap malam guna memantau perkembangan tren arus mudik secara real-time. (*)
Editor : Indra Zakaria