Tragedi Maut Pikap vs Tangki di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin Renggut 7 Nyawa, 5 Diantaranya Mahasiswa KKN

Redaksi Prokal • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 07:29 WIB
 Kondisi mobil pikap usai bertabrakan dengan mobil tangki di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah bumbu, Sabtu (1/8/2026)
Kondisi mobil pikap usai bertabrakan dengan mobil tangki di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah bumbu, Sabtu (1/8/2026)

 

BATULICIN — Duka mendalam menyelimuti dunia pendidikan dan warga Kalimantan Selatan. Kecelakaan lalu lintas tragis yang melibatkan sebuah mobil pikap dan mobil tangki terjadi di Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, pada Sabtu (1/8/2026) siang. Insiden maut tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia di tempat kejadian.

Lima dari tujuh korban tewas teridentifikasi sebagai mahasiswa yang tengah menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Para mahasiswa tersebut terdiri dari dua orang dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dan tiga orang dari Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Banjarmasin. Sementara itu, dua korban tewas lainnya merupakan orang yang berada di dalam mobil tangki.

Benturan keras antar-kendaraan di ruas jalan penghubung utama tersebut menghancurkan kondisi mobil pikap. Petugas gabungan bersama warga setempat langsung bergerak cepat untuk mengevakuasi seluruh korban dari lokasi kejadian.

Kapolsek Mantewe, AKP Kusnin, mengonfirmasi secara langsung adanya insiden mematikan yang menewaskan banyak korban tersebut.

“Benar, ada kecelakaan. Tujuh korban meninggal dunia,” kata AKP Kusnin saat memberikan keterangan.

Hingga Sabtu sore, jajaran kepolisian masih fokus melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti tabrakan maut tersebut. Pihak berwenang bersama instansi terkait juga masih melakukan pendataan serta pencocokan identitas lengkap dari seluruh korban sebelum diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Proses penyelidikan terus berjalan untuk mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti di lapangan. Mengenai kronologi lengkap maupun pemicu utama kecelakaan, kepolisian mengaku masih terus mendalaminya.

“Kami belum merinci kronologi kejadian karena proses penyelidikan masih berlangsung. Seluruh korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian,” pungkas Kusnin. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
kkn