Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Beasiswa Desa Sarjana 2026 Sasar Sekolah Pilot, Relevansi Kebutuhan Desa Mulai Disorot

Redaksi Prokal • Jumat, 17 April 2026 - 07:58 WIB
Penumpang yang hendak berangkat menuju Long Ampung menggunakan SOA 2026. Pemkab Malinau menganggarkan beasiswa sekolah pilot.FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN
Penumpang yang hendak berangkat menuju Long Ampung menggunakan SOA 2026. Pemkab Malinau menganggarkan beasiswa sekolah pilot.FOTO: DIPA/RADAR TARAKAN

 
MALINAU – Pemerintah Kabupaten Malinau resmi memasukkan sekolah penerbangan atau pilot ke dalam daftar jurusan prioritas dalam Program Desa Sarjana Unggul (PDSU) tahun 2026. Keputusan ini menarik perhatian publik lantaran kebutuhan tenaga pilot tercatat merata di 14 kecamatan, mulai dari kawasan perkotaan hingga wilayah pelosok seperti Kayan Hulu dan Sungai Boh.

Kemunculan formasi pilot di hampir seluruh kecamatan, termasuk wilayah terpencil seperti Sungai Tubu dan Bahau Hulu, memicu diskusi mengenai urgensi beasiswa tersebut. Banyak pihak mempertanyakan apakah prioritas ini sudah selaras dengan kebutuhan dasar desa yang selama ini masih bergelut dengan keterbatasan tenaga pendidik, petugas medis, dan penyuluh pertanian.

Bupati Malinau, Wempi W. Mawa, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah untuk memutus rantai ketimpangan pendidikan. "Semangat yang kita bangun adalah dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Pendidikan harus menjadi alat pemerataan pembangunan, terutama bagi wilayah dengan keterbatasan akses," ujar Wempi saat memberikan keterangan dalam acara kick-off program.

Wempi menambahkan bahwa beasiswa ini adalah bentuk investasi jangka panjang yang hasilnya akan kembali untuk membangun daerah sendiri di masa depan. Ia menaruh harapan besar agar putra-putri daerah yang terpilih mampu bersaing di sektor yang selama ini dianggap eksklusif. "Keberhasilan yang dicapai nantinya bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk kemajuan Malinau," tegasnya.

Data menunjukkan bahwa PDSU telah berkembang pesat sejak diluncurkan pada 2021 dengan total peserta mencapai 1.859 orang hingga tahun 2025. Tantangan besar kini ada pada pundak Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) untuk memastikan penempatan jurusan, termasuk pilot, benar-benar tepat sasaran dan memiliki daya serap lapangan kerja yang jelas setelah mereka lulus nanti.

Pemerintah daerah sendiri telah menjadwalkan pendaftaran beasiswa ini mulai tanggal 20 April hingga 26 Mei 2026. Selain sekolah penerbangan, beasiswa tetap mencakup bidang strategis lainnya seperti kedokteran, kesehatan, pertanian, hingga pariwisata. Kini, publik menunggu bagaimana realisasi dari kebijakan sekolah pilot ini dalam menjawab tantangan konektivitas dan kebutuhan strategis Kabupaten Malinau di masa depan.. (*)

Editor : Indra Zakaria
#malinau