Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pengeroyok Pedagang Durian Dibekuk, Tinggal Agus yang Masih Buron

izak-Indra Zakaria • Kamis, 30 November 2023 - 21:17 WIB
Photo
Photo

Satu per satu pengeroyok pedagang durian di Jalan KS Tubun, Banjarmasin Barat diringkus polisi. Yang pertama ditangkap adalah Mulyadi (26), lalu temannya Syahrudin (28). Keduanya warga Jalan Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan.

Keduanya dibekuk pada Senin (20/11) malam di kawasan Kelayan Barat.Berikutnya, Muhammad Wahyu alias Oloy (23), juga warga Teluk Kelayan. Oloy dibekuk di Jalan Manggis, Banjarmasin Timur, Senin (27/11).Tinggal satu orang yang masih buron, namanya Agus. Korban adalah Amran Sanusi (52) warga Gang Papadaan, Pekauman, Banjarmasin Selatan. Ia berjualan durian di tepi Jalan KS Tubun. 

"Dari tiga pelaku yang tertangkap ini, yang melakukan penusukan adalah Wahyu dan Mulyadi. Sementara Syahrudin menyeret korban ketika terjatuh. Sedangkan Agus masih diburu," ungkap Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Sudirno, Rabu (29/11).

Kronologinya, keempat pelaku mendatangi korban yang sedang berjualan durian. Mulyadi, Syahrudin, dan Agus membawa belati. Diselipkan di pinggang masing-masing. Sementara Wahyu datang dengan tangan kosong.

Mereka semua teler sehabis menenggak miras oplosan. Entah apa masalahnya, Syahrudin cekcok mulut dengan Amran. Korban yang terpancing emosinya lantas masuk ke dalam warung untuk mengambil pisau.Melihat kawannya terancam, Wahyu mengambil sajam yang dipegang Mulyadi.

Mereka berempat merangsek masuk. Tetapi korban melawan. Korban memeluk Wahyu dan menikam punggungnya sebanyak tiga kali.Takut salah tusuk, Mulyadi, Syahrudin dan Agus menahan serangan. Sampai akhirnya Wahyu bisa melepaskan diri.Saat itulah Mulyadi mengunci tubuh korban. Wahyu dan Agus pun menghujani korban dengan tusukan. 

Di tengah serangan bertubi-tubi, korban masih bisa melawan. Ia sempat menikam pergelangan tangan pengunci tubuhnya.

Melihat kesempatan untuk lolos, korban kabur ke jalan raya. Tapi ia dikejar-kejar lawannya.

Sampai akhirnya Syahrudin berhasil menyeret tubuhnya. Di sini, kaki korban kembali ditusuk.

"Motifnya masih diselidiki. Sementara, tampaknya hanya salah paham. Sebab keempat penyerang dalam pengaruh alkohol," tutup Sudirno. (lan/az/fud)

 

 
 
Editor : izak-Indra Zakaria