Seorang pria berinisial FR (24) nyaris diamuk warga karena ketahuan melakukan aksi pencurian rumput laut yang hasilnya sudah dijual dan menghasilkan uang. Beruntung personel Polsek Nunukan berhasil melerai masyarakat yang resah dengan keberadaan FR dan mengamankan FR ke Polsek Nunukan.
FR diketahui mencuri sejumlah rumput laut di gudang rumput laut dengan rekannya berinisial AG. Mereka sudah mengambil lebih dari 10 karung rumput laut dengan 1 karungnya seharga RP 1,5 juta. Meski FR telah diamankan, AG masih dalam pencarian.
Kasi Humas Polres Nunukan, AKP Siswati mengatakan, korban yang merasa dirugikan karena rumput lautnya di curi melaporkan ke Polsek Nunukan. Korban selaku pengusaha rumput laut awalnya ingin mengirim rumput lautnya menggunakan kapal swasta tujuan Sulawesi, namun terkendala kapal sudah penuh, alhasil pengiriman ditunda.
“Jadi korban baru mengetahui rumput lautnya dicuri pada Senin lalu, setelah batal kirim rumput laut yang seharusnya dilakukan Sabtu, dia diberitahukan rekannya, rumput lautnya di gudang dicuri,” ujar SIswati kepada wartawan, Rabu (13/3).
Korban pun mengecek gudang rumput lautnya di jalan Kampung Baru Kelurahan Selisun, Nunukan Selatan, dia mendapati 2 karung rumput lautnya hilang dan merugi sebanyak RP 3 juta.
Setelah itulah korban akhirnya melapor.
Personil Unit Reskrim Polsek Nunukan seraya melakukan penyelidikan pada kasus tersebut, menerima informasi bahwa telah ada keributan di Jalan Pasir Putih, Nunukan Tengah dan langsung mendatangi langsung TKP.
“Di TKP salah satu warga hampir diamuk massa, ternyata merupakan dugaan pelaku pencurian kasus tersebut yang merupakan FR tersebut, sehingga kami langsung mengamankan dugaan pelaku dengan membawa ke kantor Polsek Nunukan,” ungkap Siswati.
Hasil interogasi, FR membenarkan bahwa dirinya bersama dengan temannya yang bernama AG telah melakukan pencurian rumput laut di sebuah gedung PBB (gudang rumput laut korban) dengan cara melansir. Perbuatan kejahatan mereka juga sudah dilakukan berulang kali.
FR juga menerangkan rumput laut yang sudah di curinya lebih dari 10 karung selama 6 kali mencuri. Mereka memang masuk ke gudang dengan cara merusak atau mencongkel jendela gudang dengan sebilah parang yang sudah ada di TKP, lalu untuk rumput laut diangsur dengan menggunakan kendaraan roda dua miliknya.
Ide awal mencuri memang berawal dari ajaran FR dan di iyakan AG untuk bersama-sama melakukan pencurian di gudang tersebut. FR sendiri mengaku melakukan pencurian karena terdesak keadaan atau kebutuhan ekonomi yang mana dugaan pelaku tidak memiliki pekerjaan yang tetap. Sementara uang hasil kejahatan telah habis digunakan juga untuk kebutuhan sehari-hari dan terpakai bermain judi online. (raw/lim)
Editor : Indra Zakaria