Aksi pencurian bahan bakar minyak (BBM) kian marak di Penajam, Penajam Paser Utara (PPU). Para pelaku menyasar mobil yang sedang terparkir, dengan modus memotong selang bensin dan kemudian menyedotnya ke tempat yang sudah disiapkan.
Prokal.co - PENAJAM-Kejadian terbaru menimpa Daeng Bayu, warga Jalan Sukamaju, Kelurahan Penajam, Kecamatan Penajam, PPU.
Dini hari Minggu (26/5), dua mobilnya, yaitu pikap dan Kijang LGX, yang di parkir di showroom tempat usahanya, kehilangan 70 liter BBM.
“Selang pipa bensin pada dua mobil saya dipotong dan diambil bensinnya. Kejadiannya kemungkinan memasuki dini hari Minggu (26/5), karena saya baru tidur sekira pukul 23.30 Wita, Sabtu (25/5),” kata Daeng Bayu saat dihubungi Kaltim Post, Minggu (26/5).
Dia menjelaskan, pencuri memotong pipa karet yang menghubungkan ke tangki BBM dan memasukkan selang untuk menyedot BBM.
Dia tampak jengkel, karena salah satu mobilnya baru saja diisi dengan BBM 55 liter. Dia memperkirakan dari dua mobilnya itu, pencuri berhasil menyedot sekitar 70 liter.
Modus serupa juga dialami Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) PPU, Marjani.
Satu mobil dinasnya, termasuk satu mobil tetangganya, yang di parkir di rumahnya di Kompleks Perumahan Kilometer 1 Penajam, PPU, kehilangan BBM setelah selang bensin dipotong orang tak dikenal.
“Saya kaget saat pagi hari menghidupi kendaraan untuk berangkat ke kantor tampak persediaan bensin hanya tinggal satu setrip. Padahal, saya tidak jalan ke mana-mana hari itu,” ungkap Marjani, Minggu (26/5).
Namun, setelah diperiksa, ia mendapati bagian selang mobilnya yang menghubungkan ke tangki BBM tampak terpotong, dan bensinnya sudah terkuras.
Dia membeberkan, selain dirinya dan tetangganya yang mengalami nasib apes itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata PPU, Rusli, juga mengalami hal serupa.
Selain itu, beberapa mobil di tempat lain diketahuinya juga dicuri BBM-nya dengan cara yang sama.
“Saya berharap ada patroli secara rutin dari aparat berwajib,” ujar Marjani serta Daeng Bayu melalui media ini, Minggu (26/5).
Menurut mereka, kasus pencurian BBM ini meresahkan warga dan perlu segera ditindaklanjuti oleh pihak berwajib. Patroli rutin dan penyelidikan mendalam diharapkan dapat mengungkap para pelaku dan mencegah terulangnya kejadian serupa. (far/k15)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : Indra Zakaria