Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Ini Fakta-Fakta Polisi Tembak Polisi di Mapolres Solok Selatan

Faroq Zamzami • 2024-11-25 10:21:46
POLISI TEMBAK POLISI: Dadang Iskandar (tengah).
POLISI TEMBAK POLISI: Dadang Iskandar (tengah).

PROKAL.CO-Kasus polisi tembak polisi, dengan korban Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ulil Riyanto Anshari yang ditembak Kabag Ops AKP Dadang Iskandar (51) di Mapolres Solok Selatan, Sumatra Barat (Sumbar), Jumat (22/11/2024), menghadirkan sejumlah fakta. Berikut yang dihimpun media ini.

  1. AKP Ulil ditembak dari dekat. Berdasarkan hasil visum, Ulil meninggal di tempat kejadian setelah ditembak di bagian pipi dan pelipisnya. Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara. Jenazah korban kemudian diterbangkan ke Makassar untuk selanjutnya dimakamkan.
  1. Dadang sempat melarikan diri usai melakukan aksinya pada pukul 00.43. Tak lama kemudian ia menyerahkan diri sekitar pukul 03.30.

 

  1. Dadang sudah menyandang status sebagai tersangka. Saat ini berada dalam pengawasan penuh personel Ditreskrimum Polda Sumbar. 

 

  1. Direskrimun Polda Sumbar Kombes Andry Kurniawan mengatakan Dadang juga menembaki rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti.

Andry mengatakan kepolisian menemukan enam selongsong peluru yang dilepaskan oleh tersangka ke rumah dinas Kapolres Solok Selatan yang berjarak hanya sekitar 20 meter dari lokasi pembunuhan AKP Ulil.

  1. Kepala Bidang Humas Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Dwi Sulystiawan mengatakan, Dadang terancam hukuman mati, penjara seumur hidup, dan penjara 20 tahun, dalam kasus penembakan terhadap AKP Ulil ini. 
  1. Polda Sumbar memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) atau pemecatan terhadap Dadang.

 

  1. Kapolda Sumbar Irjen Suharyono mengatakan ada dugaan beking tambang ilegal dalam kasus penembakan Dadang. Ia mengatakan saat ini Polres Solok Selatan sedang menangani kasus tambang ilegal galian C.
  1. Dari keterangan kepolisian, pelaku meminta tolong kepada korban untuk bisa membantu (membebaskan sopir yang ditangkap), namun hal itu tak diindahkan korban. Inilah yang menjadi pemicu penembakan.
Editor : Faroq Zamzami
#polisi tembak polisi #solok selatan #tembak #sumbar #AKP Dadang Iskandar #AKP Ulil Ryanto Anshar