PALANGKA RAYA – Aksi pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal kembali menghantui warga Kota Palangka Raya. Seorang pelajar berusia 16 tahun, Luthfi Dzaky Ahmad, menjadi korban keganasan kawanan begal saat melintas di Jalan G. Obos XI Induk pada Sabtu (24/1/2026) dini hari.
Peristiwa mencekam ini bermula sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, korban dalam perjalanan pulang ke rumah setelah bermalam di kediaman sepupunya. Namun, saat melintasi kawasan yang sepi, tiba-tiba dua orang pelaku keluar dari sebuah gang dan langsung memepet sepeda motor korban.
Tanpa basa-basi, pelaku menendang motor korban dengan keras hingga pelajar tersebut tersungkur ke aspal. Tak cukup sampai di situ, pelaku yang bertindak beringas kemudian mengancam korban menggunakan senjata tajam dan memukulinya dengan rotan bambu. Dalam kondisi terluka dan ketakutan, korban hanya bisa pasrah saat pelaku membawa kabur motor Honda Scoopy miliknya.
Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Pamapta III Ipda Muhammad Abrar mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mendatangi TKP dan melakukan olah tempat kejadian awal.
"Korban sudah melaporkan kejadian ini secara resmi. Kami telah mengarahkan korban untuk melakukan visum dan saat ini tim sedang melakukan penyelidikan intensif (lidik) untuk mengungkap identitas pelaku," jelas Ipda Muhammad Abrar, Minggu (25/1).
Akibat insiden tersebut, korban kehilangan motor Honda Scoopy warna hitam silver tahun 2019 dengan nomor polisi KH 5636 YJ, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp12 juta.
Pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh masyarakat Palangka Raya agar lebih waspada dan menghindari bepergian sendirian di jalanan yang minim penerangan pada jam-jam rawan, khususnya menjelang subuh. Polresta Palangka Raya kini tengah memburu dua orang pelaku yang diduga sudah memetakan wilayah tersebut sebelum beraksi. (*)
Editor : Indra Zakaria