TARAKAN – Menyusul peristiwa penganiayaan maut yang mengguncang Kelurahan Karang Rejo, Kepolisian Resor (Polres) Tarakan bergerak cepat untuk meredam tensi di tengah masyarakat. Polisi mengimbau warga Bumi Paguntaka untuk tetap menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif dan tidak mudah tersulut oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Kepastian hukum menjadi poin utama yang ditekankan pihak kepolisian. Dengan tertangkapnya pelaku utama, masyarakat diminta untuk tidak mengambil tindakan sendiri-sendiri.
Kasat Reskrim Polres Tarakan, AKP Reginald Yuniawan Sujono, menegaskan bahwa situasi di lapangan saat ini sudah sepenuhnya di bawah kendali aparat. Ia meminta masyarakat untuk bijak dalam menyaring informasi, terutama yang beredar luas di jagat maya.
"Situasi saat ini sudah terkendali. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak terpengaruh isu-isu yang beredar di media sosial, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan," ujar AKP Reginald, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menambahkan peringatan khusus bagi pihak-pihak yang terlibat secara emosional dengan kejadian tersebut. "Kami meminta keluarga maupun kerabat korban untuk menahan diri. Jangan ada aksi balasan yang justru dapat memicu konflik lanjutan di tengah masyarakat," tambahnya.
Polres Tarakan mengingatkan bahwa peran aktif warga sangat dibutuhkan bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menjaga keamanan lingkungan masing-masing. Masyarakat diminta segera melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan sekecil apa pun.
Terkait proses hukum yang sedang berjalan, AKP Reginald memastikan bahwa penyidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional. Penggunaan media sosial yang tidak bijak dalam menyebarkan detail kejadian dikhawatirkan hanya akan menimbulkan keresahan baru.
"Serahkan penanganan perkara ini kepada kami. Kami pastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Reginald menutup keterangannya.
Melalui sinergi antara kesiapsiagaan aparat dan kedewasaan masyarakat dalam merespons tragedi ini, diharapkan stabilitas keamanan di wilayah Tarakan tetap terjaga tanpa adanya gesekan horisontal pasca-kejadian. (*)
Editor : Indra Zakaria