Etomidate Masuk di Samarinda, Polisi Wanti-wanti Tren Narkotika Jenis Baru Sasar Generasi Muda

Muhamad Yamin • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 09:45 WIB
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar dan Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar dan Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit.

PROKAL.CO, SAMARINDA– Polresta Samarinda mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai maraknya penyalahgunaan narkotika jenis baru, yakni Etomidate, yang kini mulai menjadi tren di kalangan generasi muda. Zat yang umumnya digunakan sebagai obat bius dalam dunia medis itu kini disalahgunakan melalui rokok elektronik (vape).

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar mengatakan tren penggunaan Etomidate tidak hanya terjadi di Samarinda, tetapi juga mulai ditemukan di sejumlah kota besar lainnya, seperti Balikpapan, Bontang, Sangatta, Jakarta, hingga Surabaya.

"Tren penggunaan narkotika jenis baru yaitu Etomidate sekarang mulai semakin banyak. Peredarannya juga cukup masif, sehingga kami memandang perlu memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkotika jenis ini," ucapnya.

Ia menjelaskan, penyebaran Etomidate menjadi perhatian serius aparat kepolisian karena menyasar kalangan muda dan mulai menunjukkan peningkatan di berbagai daerah.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polresta Samarinda, Kompol Bangkit Dananjaya menjelaskan Etomidate sejatinya merupakan obat bius anestesi intravena yang digunakan oleh dokter anestesi sebelum tindakan operasi, baik operasi besar maupun kecil.

Namun, obat tersebut kini disalahgunakan untuk tujuan nonmedis karena dapat menimbulkan efek halusinasi ringan dalam waktu singkat.

"Material atau zat yang terkandung dalam Etomidate merupakan obat bius yang digunakan untuk anestesi. Penyalahgunaannya menyebabkan pemakai mengalami halusinasi tingkat rendah dan berjangka pendek," jelasnya.

Menurutnya, saat ini Etomidate banyak diedarkan dengan cara dicampurkan ke dalam cartridge vape atau rokok elektronik, sehingga penggunaannya sulit dikenali apabila tidak diawasi secara ketat.

Karena itu, Polresta Samarinda mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mencegah peredaran narkotika jenis baru tersebut.

"Kami mengimbau apabila masyarakat menemukan atau mencurigai adanya peredaran narkoba jenis Etomidate, segera laporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau Satresnarkoba Polresta Samarinda," tegas Bangkit.

Polisi berharap keterlibatan masyarakat dapat membantu menekan penyebaran Etomidate yang kini mulai menjadi ancaman baru dalam penyalahgunaan narkotika, khususnya di Kota Samarinda. (*)

Editor : Indra Zakaria
Sumber : prokal.co
samarinda