Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Perahu Ketinting Terbalik di Sungai Belayan Menyenggol Kapal LCT, Motoris Dilaporkan Tenggelam

Elmo Satria Nugraha • 2026-01-13 21:24:31
Kondisi air belayan di Kembang Janggut (Istimewa)
Kondisi air belayan di Kembang Janggut (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Seorang pria dilaporkan tenggelam di Sungai Belayan, wilayah Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut, Selasa (13/1) dini hari. Korban diketahui merupakan motoris perahu ketinting yang tengah mengantar penumpang menyeberang sungai dan menyenggol kapal LCT.

Kapolsek Kembang Janggut, AKP Dedi Supriyanto, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 04.00 WITA.
“Iya benar. Kejadiannya sekitar jam empat subuh,” ujar AKP Dedi, Selasa (13/1).

Berdasarkan informasi sementara, korban menggunakan perahu ces untuk mengantar seorang karyawan perusahaan menyeberang Sungai Belayan. Transportasi air digunakan karena akses darat di wilayah Kembang Janggut tidak dapat dilalui akibat banjir.

“Korban mengantar salah satu karyawan menyeberang karena akses darat memang belum bisa dilewati akibat banjir,” jelasnya.

Namun saat berada di tengah sungai, perahu yang ditumpangi korban dan penumpangnya diduga tersenggol kapal LCT. Benturan tersebut menyebabkan perahu terbalik.

Akibat kejadian itu, motoris perahu tenggelam bersama perahunya, sementara penumpang yang diantar berhasil menyelamatkan diri.

“Selamat satu orang, sementara motoris perahu tenggelam bersama perahunya," ungkap Dedi.

Dugaan awal, Dedi menyebut perahu disenggol kapal LCT. Namun pihak Polsek masih berusaha memastikan, karena belum sempat bertemu langsung dengan korban selamat.

Hingga kini, proses pencarian korban masih terus dilakukan. Upaya pencarian difokuskan melalui jalur sungai, mengingat kondisi banjir dan terputusnya akses darat di sejumlah titik, termasuk jalan provinsi.

“Pencarian sementara dilakukan lewat jalur sungai. Karena akses darat tidak bisa dilewati sama sekali karena banjir cukup tinggi dan ada jalan yang putus,” pungkasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria