Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Peringatan Peristiwa Merah Putih Ke-79 Sangasanga Ditekankan sebagai Edukasi Sejarah bagi Generasi Muda

Elmo Satria Nugraha • 2026-01-27 23:14:24
Apel peringatan peristiwa merah putih Sangasanga ke-79 (Istimewa)
Apel peringatan peristiwa merah putih Sangasanga ke-79 (Istimewa)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga ke-79 dimaknai sebagai sarana edukasi sejarah bagi generasi muda agar memahami bahwa kemerdekaan Indonesia lahir dari perjuangan rakyat di daerah, termasuk di Kecamatan Sangasanga.

Peringatan tersebut dikemas melalui Upacara Parade Merah Putih Sangasanga dan penampilan Operet Merah Putih bertema “Semangat Juangmu Sebagai Teladan Terbaikku”. Kegiatan berlangsung di Lapangan Taman Palagan Sangasanga, Selasa (27/1/2026).

Upacara dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dan Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin. Ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, guru, pejabat daerah, unsur TNI-Polri, serta masyarakat setempat turut mengikuti kegiatan tersebut.

Rangkaian acara tidak hanya diisi dengan pengibaran Bendera Merah Putih, tetapi juga penampilan operet yang dibawakan siswa-siswi sekolah di Sangasanga. Teater musikal tersebut menggambarkan perjuangan rakyat Sangasanga pada 1947 dalam mempertahankan kemerdekaan dari upaya penjajahan Belanda.

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, yang bertindak sebagai inspektur upacara, menegaskan bahwa Peristiwa Merah Putih Sangasanga merupakan bagian penting dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia yang perlu terus diwariskan kepada generasi muda.

“Perjuangan ini harus dipahami anak-anak kita sebagai bagian dari identitas bangsa. Kemerdekaan Indonesia dibangun dari semangat kolektif rakyat di berbagai daerah, termasuk Sangasanga,” ujar Seno Aji.

Menurutnya, pengenalan sejarah lokal sejak dini menjadi fondasi penting dalam menumbuhkan nasionalisme, solidaritas, dan rasa tanggung jawab generasi muda terhadap keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sementara itu, Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, menegaskan bahwa peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga memiliki nilai edukatif yang kuat dan tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

“Ini menjadi pengingat bagi generasi muda bahwa kemerdekaan diraih melalui pengorbanan besar. Sejarah ini harus terus diajarkan dan dihidupkan agar semangat perjuangan tidak luntur,” kata Rendi.

Ia menambahkan, pelestarian peringatan Peristiwa Merah Putih Sangasanga perlu terus didukung oleh pemerintah provinsi, kabupaten, hingga kecamatan, sebagai bagian dari upaya membangun karakter, wawasan kebangsaan, dan kualitas sumber daya manusia di Kutai Kartanegara. (moe)

Editor : Indra Zakaria