PROKAL.CO, TENGGARONG — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) belum ingin gegabah membuka pintu investasi pusat perbelanjaan dan bioskop. Pemkab memilih mematangkan kajian dan kesiapan daerah agar investasi yang masuk benar-benar berkelanjutan dan tidak merugikan, baik bagi investor maupun pemerintah daerah.
Sikap tersebut ditegaskan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin saat bertemu Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Pertemuan itu merupakan bagian dari penjajakan lanjutan rencana investasi sektor pusat perbelanjaan di Kukar.
Rendi menjelaskan, pertemuan tersebut menindaklanjuti kunjungan lapangan NWP Property Group ke Tenggarong pada 16 Desember 2025 lalu. Pasca kunjungan, pihak investor menyampaikan sejumlah pertanyaan resmi terkait peluang dan kesiapan investasi di Kukar.
Pertanyaan tersebut kemudian dibahas lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dan dijawab melalui surat balasan resmi yang dikirimkan Pemkab Kukar pada Januari 2026.
“Hari ini kami membahas tindak lanjut dari seluruh rangkaian yang sudah berjalan, mulai dari kunjungan lapangan hingga korespondensi resmi. Kami ingin memastikan Kukar benar-benar siap sebelum investasi masuk,” ujar Rendi.
Menurutnya, investasi pusat perbelanjaan tidak dapat dipandang sebagai proyek jangka pendek. Pemerintah daerah perlu memastikan keberlanjutan usaha agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Ini bukan bicara satu atau dua tahun. Investasi di Kukar berbicara puluhan tahun ke depan. Jangan sampai investor yang masuk justru mengalami kerugian. Itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Rendi menambahkan, Pemkab Kukar menginginkan investasi yang memberikan manfaat luas bagi daerah. Mulai dari penciptaan lapangan kerja berkelanjutan, penguatan perekonomian lokal, hingga keterlibatan pelaku usaha daerah, termasuk UMKM.
Meski saat ini masih terdapat sejumlah kendala teknis yang perlu diselesaikan sebelum keputusan investasi ditetapkan. Rendi memastikan Pemkab Kukar tetap berkomitmen menjawab seluruh persoalan yang menjadi perhatian investor agar kerja sama yang terbangun bersifat jangka panjang dan saling menguntungkan.
“Mudah-mudahan Kukar bersama dengan seluruh Stakeholder terkait yang akan masuk ke wilayah kita menjadi keluarga besar Kukar, ” pungkasnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria