Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

"Harta Karun" di Sumur Tua: Pertamina EP Sangasanga Temukan Cadangan Minyak Baru di Kutai Lama

Redaksi Prokal • 2026-02-07 14:45:00
PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mencatat capaian positif dari kegiatan uji produksi sumur pengembangan NKL-1183 yang berlokasi di wilayah Kutai Lama, Kecamatan Anggana. (dok. Pertamina)
PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field mencatat capaian positif dari kegiatan uji produksi sumur pengembangan NKL-1183 yang berlokasi di wilayah Kutai Lama, Kecamatan Anggana. (dok. Pertamina)

 

PROKAL.CO- Kabar segar datang dari industri hulu migas di Kalimantan Timur. PT Pertamina EP (PEP) Sangasanga Field berhasil mencatatkan performa gemilang melalui uji produksi sumur pengembangan NKL-1183 di wilayah Kutai Lama, Kabupaten Kutai Kartanegara. Sumur ini secara mengejutkan mampu menyemburkan minyak hingga 520 barel per hari (bph), jauh melampaui ekspektasi awal untuk lapangan yang tergolong "senior".

Keberhasilan ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari strategi efisiensi dan inovasi teknis yang matang. Proses pengeboran yang dimulai pada akhir 2025 dan rampung di awal Januari 2026 ini diselesaikan hanya dalam waktu 26 hari. Hebatnya lagi, realisasi biaya pengerjaan sumur ini hanya menghabiskan sekitar 76 persen dari total anggaran yang direncanakan. Penghematan biaya yang signifikan ini menjadi bukti efektivitas operasional di bawah naungan Zona 9.

Kunci utama di balik "ledakan" produksi ini adalah keberanian tim teknis dalam memetakan ulang lapisan reservoir yang sudah lama ditinggalkan. Dengan mengintegrasikan data statik dan dinamik, para ahli di PEP Sangasanga berhasil menemukan area reservoir di kedalaman sekitar 650–670 meter yang ternyata belum terkuras habis. Pendekatan menyasar reservoir "tua" yang memiliki kumulatif produksi tinggi ini justru terbukti membuka peluang keberhasilan yang sangat prospektif.

Senior Field Manager PEP Sangasanga, Sigid Setiawan, menegaskan bahwa temuan di sumur NKL-1183 ini menjadi angin segar bagi ketahanan energi nasional. Keberhasilan ini membuktikan bahwa investasi pada pengeboran sumur baru di area eksisting masih sangat efektif untuk menahan laju penurunan produksi alamiah sekaligus menambah cadangan migas negara. Kedepannya, PEP Sangasanga akan fokus pada optimalisasi aliran sumur untuk menjaga stabilitas produksi jangka panjang di Lapangan North Kutai Lama.(*)

Editor : Indra Zakaria