Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Keselamatan Jadi Sorotan, Dishub Kukar Perketat Pengawasan Transportasi Sungai Jelang Mudik

Elmo Satria Nugraha • Jumat, 20 Maret 2026 - 01:36 WIB

Kabid Pelayaran Dishub Kukar, Rakhmadani Hidayat (Elmo/Prokal.co)
Kabid Pelayaran Dishub Kukar, Rakhmadani Hidayat (Elmo/Prokal.co)

PROKAL.CO, TENGGARONG – Di tengah menurunnya minat masyarakat menggunakan jalur sungai saat mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Kartanegara (Kukar) justru memperketat pengawasan aspek keselamatan pelayaran.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, mengingat transportasi air masih menjadi urat nadi penghubung wilayah Samarinda dengan daerah hulu seperti Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

Kepala Bidang Pelayaran Dishub Kukar, Rakhmadani Hidayat, menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditawar, terutama di tengah meningkatnya mobilitas jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

“Keselamatan harus menjadi perhatian utama. Semua pihak di lapangan kami minta lebih waspada dan meningkatkan pengawasan,” ujarnya, Kamis (19/3/2026).

Ia mengingatkan para operator transportasi air agar tidak mengabaikan aturan yang telah ditetapkan, khususnya terkait kapasitas angkut dan kelayakan armada.

“Kami ingatkan agar jangan sampai muatan melebihi kapasitas. Aspek keselamatan harus diperhatikan. Danpastikan armada yang digunakan benar-benar layak operasi sesuai masa berlaku,” jelasnya.

Rakhmadani menyebut, ketentuan tersebut sebenarnya bukan hal baru. Namun, penerapannya di lapangan perlu terus diperkuat untuk meminimalkan risiko kecelakaan.

Dishub Kukar juga memastikan akan terus meningkatkan pengawasan di sejumlah titik, termasuk dermaga yang berfungsi sebagai checkpoint pergerakan penumpang dan barang.

Di sisi lain, ia mengakui adanya perubahan tren pada mudik tahun ini. Berdasarkan laporan dari koordinator dermaga, jumlah pengguna transportasi air mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Ada penurunan, kemungkinan dipengaruhi insiden yang terjadi beberapa waktu lalu, sehingga masyarakat lebih berhati-hati,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat sebagian warga beralih ke moda transportasi darat sebagai alternatif perjalanan mudik. Meski begitu, pada masa libur saat ini, jumlah penumpang mulai menunjukkan peningkatan, meski belum sepenuhnya kembali ke angka normal. “Memang ada kenaikan seiring libur, tapi masih belum menyamai tahun sebelumnya,” pungkasnya. (moe)

Editor : Indra Zakaria