PROKAL.CO, TENGGARONG – Saat sebagian warga bersiap menikmati libur Lebaran, petugas pemadam kebakaran justru berada dalam kondisi siaga penuh. Di Kutai Kartanegara (Kukar), kesiapsiagaan bahkan ditegaskan tidak pernah turun, termasuk sepanjang Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar, Fida Hurasani, memastikan seluruh personel tetap bekerja seperti biasa tanpa ada pengurangan intensitas tugas.
“Kesiapsiagaan kami sejak awal memang selalu di level tertinggi. Tidak boleh lengah sedikit pun karena risikonya besar,” ucap pria yang akrab disapa Afe' ini.
Ia menjelaskan, tidak ada skema khusus saat Lebaran karena sistem kerja damkar memang berlangsung penuh selama 24 jam setiap hari.
“Kami bekerja 24 jam. Jadi tidak ada istilah libur, semua tetap siaga penuh,” tegasnya.
Afe' menyebut, potensi kebakaran masih didominasi faktor kelalaian, terutama penggunaan kompor dan instalasi listrik di rumah tangga. Risiko ini cenderung meningkat selama Ramadan, seiring perubahan pola aktivitas masyarakat yang lebih banyak beraktivitas pada malam hari.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, baik dalam penggunaan kompor maupun listrik. Kelalaian kecil bisa berujung kebakaran,” katanya.
Upaya pencegahan lanjut Afe', tidak bisa hanya dibebankan kepada petugas. Peran masyarakat dinilai sama pentingnya dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Petugas harus siaga, masyarakat juga harus waspada. Ini tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Selama Ramadan, beberapa kejadian kebakaran memang sempat terjadi. Namun, jumlahnya dinilai masih relatif kecil dan tidak menunjukkan peningkatan signifikan.
Disdamkarmatan Kukar berharap kondisi tetap kondusif hingga perayaan Idulfitri. Seluruh jajaran telah diinstruksikan untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami berharap tidak terjadi insiden, khususnya di Tenggarong. Semua personel sudah kami arahkan untuk siap siaga,” tutup Afe'. (moe)
Editor : Indra Zakaria