PROKAL.CO, TENGGARONG - Puluhan mahasiswa dari Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan ambil bagian dalam aksi demonstrasi yang akan digelar di Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda pada 21 April 2026.
Aksi tersebut akan melibatkan ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim) dan diprediksi menjadi salah satu demonstrasi terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Presiden Mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Zulkarnain, mengatakan pihaknya telah melakukan konsolidasi internal sebelum memutuskan bergabung dalam aksi.
“Untuk besok, estimasi paling sedikit 50 orang,” ujarnya, Senin (20/4/2026). Ia menjelaskan, massa yang berangkat berasal dari kalangan mahasiswa Kukar. Sementara itu, organisasi masyarakat yang sempat terlibat dalam diskusi belum menyatakan sikap untuk ikut turun ke jalan.
“Mereka tadi malam hanya memberikan saran dan masukan, agar teman-teman nantinya tetap fokus pada substansi saat aksi,” katanya. Menurutnya, berbagai pihak juga menginginkan aksi berjalan damai tanpa memicu konflik.
“Artinya, ormas-ormas juga tidak menginginkan adanya keributan di Kaltim ini,” tambahnya. Dalam aksi tersebut, mahasiswa Kukar tidak hanya membawa tuntutan umum aliansi se-Kaltim, tetapi juga isu spesifik daerah yang dinilai mendesak.
“Teman-teman di Kukar lebih fokus pada kebijakan Gratispol, serta persoalan tambang ilegal,” tegasnya. Secara umum, tuntutan yang diusung mencakup evaluasi kinerja gubernur, penolakan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta penguatan fungsi pengawasan DPRD Provinsi Kaltim.
Rencananya, massa dari Kukar akan berkumpul di kampus Unikarta sebelum bertolak ke Samarinda sekitar pukul 09.00 WITA. Aksi ini diharapkan menjadi saluran aspirasi mahasiswa, sekaligus penegasan bahwa suara dari daerah turut mengambil peran dalam dinamika pembangunan di Kalimantan Timur. (moe)
Editor : Indra Zakaria