PROKAL.CO,SANGATTA - Problem bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax yang diduga bermasalah juga melanda warga Kutai Timur (Kutim).
Puluhan motor di kabupaten ini mengalami kerusakan diduga setelah melakukan pengisian Pertamax dan Pertamax Turbo.
Salah satu korban, Ari, mengungkapkan setelah mengisi BBM jenis Pertamax Turbo di SPBU di Sangatta, Ibu Kota Kutim, motornya mengalami masalah.
Tarikannya melemah, lalu akhirnya mati total dan tidak bisa dinyalakan lagi.
Akibat kejadian itu, ia harus mengeluarkan biaya Rp 800 ribu untuk perbaikan.
"Setelah mengisi di SPBU itu, motor malah enggak bisa digas, jalannya melambat sampai mati total dan tidak bisa menyala. Setelah dibawa ke bengkel itu harus ganti sensor depan dan fuel pump" Katanya, Kamis (3/4/2025).
Kepala Mekanik Astra Motor Sangatta, Zulfikar, menjelaskan telah mengerjakan beberapa kendaraan dengan kondisi yang sama.
Ia menyebut setelah melakukan pengurasan pada tanki motor ditemukan BBM jenis Pertamax dan Pertamax Turbo yang berwarna lebih pekat dari biasanya.
"Rata-rata keluhannya itu bahan bakar, tidak ada masalah pada mesin. Kita lihat itu warnanya agak beda dari sebelumnya, ini lebih pekat," ujarnya.
Selain itu, seorang mekanik di salah satu bengkel di Sangatta Utara, Refan, mengungkapkan telah menerima keluhan dari puluhan pemilik motor yang mengalami kerusakan setelah mengisi bahan bakar.
Menurutnya, motor-motor tersebut baru bisa kembali menyala setelah mengganti filter bahan bakar dan beralih ke jenis Pertalite.
"Ada puluhan yang datang, dan juga ini bukan motor lama tapi motor tahun muda. Setelah filter bensinnya diganti dengan yang baru dan bensinnya diganti dengan pertalite langsung sembuh" jelasnya. (far)
JUFRIADI
Editor : Faroq Zamzami