Bukan karena prestasi bisnisnya, tetapi karena rangkaian polemik rumah tangga yang menyeret figur publik Inara Rusli ke pusaran kasus hukum.
Kontroversi bermula ketika Wardatina Mawa, istri sah yang dinikahi Insanul sejak 2019, melaporkan dugaan perselingkuhan dan perzinaan antara suaminya dan Inara Rusli ke Polda Metro Jaya pada 22 November 2025.
Dalam laporannya, Wardatina mengaku telah menyerahkan bukti-bukti termasuk rekaman CCTV yang dinilai menguatkan kecurigaannya atas perselingkuhan Inara Rusli dan Insanul Fahmi. Ramai diberitakan rekaman tersebut diduga merupakan video syur Inara Rusli dan Insanul Fahmi.
Ia menyebut bahwa kedekatan Inara dan Insanul sudah terlihat sejak Agustus 2025, bermula dari hubungan bisnis dan kegiatan kajian.
Laporan tersebut langsung memicu perhatian publik. Nama Insanul yang selama ini jarang terekspos di ranah hiburan tiba-tiba menjadi pusat pemberitaan.
Di tengah ramainya laporan istrinya, Insanul membuat pengakuan yang mengejutkan. Ia menyatakan bahwa dirinya telah menikah siri dengan Inara Rusli pada Agustus 2025.
Ia juga mengklaim sudah menjatuhkan talak kepada Wardatina secara agama sebelum pernikahan tersebut terjadi.
Pernyataan itu justru memicu babak baru konflik, karena Wardatina menegaskan bahwa ia tidak pernah menerima talak apa pun dan masih berstatus istri sah.
Pengakuan nikah siri Insanul bukan hanya menimbulkan perdebatan dalam aspek moral dan agama, tetapi juga memantik pertanyaan hukum terkait keabsahan talak serta dugaan kebohongan status.
Setelah sempat terseret sebagai terlapor dalam kasus dugaan perselingkuhan, kini keadaan justru berbalik; Inara laporkan Insanul Fahmi atas dugaan penipuan.
Pada 1 Desember 2025, Inara melalui kuasa hukumnya Dr. Hamrin mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Insanul atas dugaan tindak penipuan.
Inara merasa telah ditipu terkait status Insanul sebelum pernikahan siri. Menurut kuasa hukumnya, mereka memiliki bukti kuat bahwa Insanul memberikan keterangan yang tidak benar soal kondisi pernikahannya.
Dengan laporan baru ini, posisi Insanul berubah dari terlapor dalam kasus perzinaan, menjadi terlapor dalam dugaan penipuan atas pernikahan siri yang ia akui sendiri. Lantas, siapa Insanul Fahmi?
Profil Insanul Fahmi
Di balik kisruh rumah tangga yang mencuat ke publik, Insanul Fahmi sebenarnya dikenal sebagai pengusaha muda asal Medan yang membangun berbagai lini bisnis sejak usia sekolah.
Lahir sekitar tahun 1999 atau 2000, ia kini berusia sekitar 25–26 tahun. Ia menempuh pendidikan S1 Ilmu Komputer di Universitas Indonesia, lulus pada tahun ajaran 2022/2023.
Dalam berbagai pernyataan pribadi, Insanul mengaku tumbuh dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan terinspirasi untuk sukses sejak kecil.
Karir Insanul Fahmi
Dikenal agresif mengembangkan usaha Insanul Fahmi menjadi sosok muda yang memiliki usaha di banyak sektor, mulai kuliner, teknologi, hingga pertambangan. Beberapa peran dan bisnis yang sempat atau masih terkait dengan dirinya antara lain:
CEO PT Karya Kuni Indonesia (digital marketing dan pengembangan bisnis), Chief Business Officer PT Exfortless Teknologi Ekspor Indonesia, Co-founder Macaroni Feast-brand camilan yang populer di kalangan anak muda.
Pemilik Kopikuni, kafe sekaligus coworking space berkonsep #temanproduktif di Medan-namun belakangan pihak Kopikuni mengklarifikasi bahwa Insanul sudah tidak terkait dengan manajemen.
Terlibat dalam bisnis katering, pengelolaan limbah, dan pertambangan melalui PT Kalimantan Prima Persada.
Produktivitasnya tersebut tidak hanya menjadi sumber kekayaan Insanul Fahmi, tapi juga membuatnya dikenal di lingkungan bisnis lokal sebagai sosok yang visioner.
Sayangnya, kini dua laporan besar, laporan perzinaan dari Wardatina dan laporan penipuan dari Inara, membentuk rangkaian polemik hukum yang masih jauh dari selesai. (*)
Editor : Redaksi Prokal