Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Popda Kaltim Masih Mengambang

Wawan-Wawan Lastiawan • Rabu, 10 November 2021 - 02:20 WIB
Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur
Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur

BALIKPAPAN- Pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kaltim 2021 hingga kini belum menemui titik terang.

Rapat kerja Popda Tahun 2021 Paser di Hotel Gran Senyiur, Selasa (9/11) juga tak menghasilkan keputusan konkret.

”Keputusannya diskors dulu. Nanti akan ada pertemuan lagi dengan pimpinan (Sekretaris Provinsi Kaltim). Kemungkinan akan diputuskan dalam minggu ini,“ kata Kepala Dispora Kaltim Agus Tianur usai memimpin rapat. 

Memang, kata dia ada sejumlah opsi yang ditawarkan. Yang pertama bisa terlaksana tahun ini, dengan kemungkinan mengurangi cabang olahraga yang dimainkan. Opsi kedua, ditunda hingga tahun depan.

”Kalau tahun ini, bisa jadi ada pengurangan cabor. Jika nanti tidak ada Popda, mungkin seleksi di masing-masing cabor untuk Popnas.  karena lazimnya seperti itu dan pernah terjadi," beber Agus Tianur.

Mengenai persoalan anggaran yang jadi biang keladi kembali tertundanya Popda, Agus Tianur tak menampik.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten PPU, Alimuddin, mengaku kecewa rapat Popda tak menghasilkan keputusan.

"Kami di daerah sudah bersiap jauh-jauh hari, tapi kondisinya seperti ini," kata dia.

Ia menilai, Pemprov Kaltim dalam hal ini Dispora Kaltim tak mampu mengakomodasi rencana kerja yang disusun sendiri.

Dikatakan dia, mestinya pelaksanaan Popda bisa berjalan tahun ini. Pemprov Kaltim harus tahu jika daerah telah melalukan persiapan matang termasuk pengadaan barang dan jasa. 

Ia menambahkan kegiatan ini menggunakan APBD, tapi output dan outcome nya tidak jelas. ”Harus ada penegasan, kalau ditunda ya harus ada surat resminya. Kalau lanjut juga begitu. Karena demi pertanggungjawaban barang dan jasa“ imbuhnya. 

Jika dipaksakan berlangsung tahun depan, Alimuddin menilai semua daerah akan berpikir ulang lagi. Apalagi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sudah tutup. 

”Kemungkinan tahun depan tidak ada anggaran nya. Kami kabupaten dan kota bukan memboikot tapi memang karena tidak ada anggarannya. Kecuali provinsi yang mau menganggarkan,“ kata dia.

Disisi lain, Alimuddin menyebut atlet juga jadi salah satu pihak yang dikecewakan. Mengingat mereka sudah cukup lama menjalani latihan.

”Semua pasti kecewa. Untuk meyakinkan atlet itu juga sulit. Kalau pun terlaksana tahun depan, pasti mereka yang sudah latihan bisa saja tidak ikut karena terkendala batasan usia,” ujarnya. (hul/pro) 

Editor : Wawan-Wawan Lastiawan
#balikpapan