Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bini Keasyikan Main Handphone, Suami Emosi, Cekik Bini hingga Mati

izak-Indra Zakaria • Selasa, 1 Januari 2019 - 17:23 WIB

SAMPIT–Emosi menggelegak membutakan Said Johar (55). Senin (31/12) dini hari, dia menghabisi nyawa sang istri, Kartika Seriani (48), di kediamannya, Jalan Walter Conrad, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Sampit.

Informasi yang dihimpun, peristiwa nahas itu terjadi pukul 00.30 WIB. Sebelumnya, Kartika tampak asyik beraktivitas dengan gawainya di peraduan. Itu terus berlangsung hingga Said sudah di sebelahnya. Said yang hendak menyentuhnya pun diacuhkan. Pada percobaan kedua, jari tengah Said malah digigit. Hal itu membuat pelaku naik pitam, hingga mencekik leher istrinya sampai kehilangan nyawa.

Usai mengetahui sang istri tidak bernapas, pelaku meninggalkan korban. Pelaku kemudian pergi mendatangi keluarganya di Mentaya Seberang, Kecamatan Seranau. Setelah tiba, dia pun menceritakan bahwa telah mencekik istrinya hingga tewas. Diduga karena ingat kesalahannya, dia pun meminta keponakan untuk mengantarkannya menyerahkan diri ke kantor polisi.

Di rumah tersebut, mereka tinggal bertiga. Bersama anak bungsu yang berstatus pelajar SMP. Menurut info yang dihimpun, bahtera rumah tangga itu terancam karam. Bahkan, sang istri sudah mengajukan gugatan cerai.

"Kami mendapat kabar ditelepon oleh anaknya. Katanya, mamah meninggal. Saya tanya, kenapa? Dia jawab, dibunuh oleh bapak. Lalu kami ke sini,” ucap Haidi Nur, adik ipar korban, saat dibincangi di rumah duka, Senin (31/12). Haidi membenarkan kabar keretakan rumah tangga tersebut.

"Mereka sudah menikah dari tahun 2004. Kalau masalah ini, memang sudah mengajukan gugatan cerai sebulan yang lalu. Ayah kandung saya sudah meninggal," ucap Reski Yuliani, anak kandung korban saat dibincangi di halaman Kamar Jenazah RSUD dr Murjani Sampit, Senin (31/12). Kartika sebelum menikah dengan Said, berstatus janda.

Sementara itu, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo mengatakan, pihaknya mendapat laporan hingga menjemput pelaku yang telah menyerahkan diri di Polsek KPM. Pihaknya juga telah mendatangi rumah korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) mengevakuasi korban dan melakukan visum di RSUD dr Murjani Sampit.

“Pelaku sudah kami jemput dan diamankan,” kata Kapolsek Baamang AKP Agoes Trigonggo saat dikonfirmasi di Polres Kotim.

Korban sudah dipulangkan ke rumah duka dan dimakamkan oleh pihak keluarga. Diduga, motif pembunuhan ini lantaran istri mengajukan gugatan cerai dan pelaku tidak ingin bercerai atau masih ingin bersama. (ais/ami/kpg/ndy/k16)

Editor : izak-Indra Zakaria
#kriminalitas