Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Penembakan 3 Polisi di Arena Judi Sabung Ayam, Peltu Lubis Menyerahkan Diri, Kopka Basar Sudah Diamankan

Indra Zakaria • Selasa, 18 Maret 2025 | 11:14 WIB
Salah satu tersangka yang diamankan.
Salah satu tersangka yang diamankan.

TNI Angkatan Darat langsung bergerak memburu pelaku utama dalam kasus penembakan tiga anggota kepolisian dari Polsek Negara Batin dan Polres Way Kanan, Polda Lampung, yang terjadi pada Senin malam.

Dalam operasi penangkapan yang berlangsung dramatis, Kopral Kepala (Kopka) Basar diamankan oleh anggota Polisi Militer (PM) TNI AD di kediamannya. Proses penangkapan sempat mendapat perlawanan dari pihak keluarga, yang tidak terima atas tindakan tersebut. Namun, setelah diberikan penjelasan, keluarga akhirnya membiarkan aparat menjalankan tugasnya.

Berdasarkan informasi yang beredar, Kopka Basar diduga memiliki arena sabung ayam di Leter S, Register 44, Kampung Karang Manik. Saat diamankan, terdengar suara tangisan keluarga serta teguran tegas dari petugas terhadap pihak yang berusaha menghalangi proses penangkapan.

Dalam video amatir yang beredar, Kopka Basar terlihat mengenakan kaos bermotif loreng hijau dengan tangan terborgol di belakang. Ia kemudian dibawa ke Markas Kodim 0427 Way Kanan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kopka Basar akan dimintai keterangan terkait identitas pelaku utama penembakan, serta kepemilikan dan jenis senjata api yang digunakan dalam aksi tersebut.

Sebelumnya diberitakan, penggerebekan oleh Polres Way Kanan yang dipimpin oleh IPDA Engga, didukung oleh anggota Sat Samapta serta Kapolsek Negara Batin beserta jajarannya. Target operasi adalah lokasi sabung ayam yang diduga milik dua anggota TNI, yakni Kopka Ba dan Peltu Lu.

Dalam insiden ini, tiga anggota kepolisian menjadi korban, yaitu: Iptu Lusiyanto yang menjabat Kapolsek Negara Batin (Meninggal Dunia), Bripka Petrus anggota Polres Way Kanan dan Bripda Ghalib, anggota Polres Way Kanan.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian berlangsung di lokasi yang cukup terpencil, jauh dari pemukiman warga. Para korban diduga tertembak saat operasi berlangsung.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari mengungkap sedikit kronologi penembakan. Pada Senin (17/3), kata dia, 17 anggota Polres Way Kanan mendatangi ke lokasi judi sabung ayam di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Way Kanan, Kampung. 

Setiba di lokasi, belasan anggota kepolisian itu langsung ditembaki oleh orang tak dikenal.  "Benar terjadi peristiwa penembakan dengan kronologis yakni 17 personel Polri Polres Way Kanan mendatangi tempat sabung ayam, saat di TKP langsung ditembaki oleh orang tak dikenal sehingga 3 personel gugur dalam tugas," kata Yuni dalam keterangan tertulis, Senin.

Akibat penembakan itu, Kapolsek Negara Batin IPTU Lusiyanto meninggal dunia. Kemudian, dua anggota lainnya adalah Bripka Petrus, dan Bripda Ghalib.

Yuni menyebut ketiga korban mengalami luka pada bagian kepala akibat penembakan oleh orang tak dikenal itu. Sementara itu Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika, mengatakan dalam penggerebekan itu, anggota sudah berhasil membubarkan judi sabung ayam. Namun saat hendak mundur setelah pembubaran, terjadi beberapa kali letusan senjata yang mengakibatkan gugurnya tiga personel, termasuk Kapolsek setempat.

"Dalam situasi yang gelap saat itu, anggota lainnya fokus untuk mengevakuasi rekan-rekannya yang menjadi korban," kata dia, dikutip dari Antara. Saat ini jenazah ketiga korban telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan proses autopsi. Perkembangan terbaru, dua anggota TNI yang diduga sebagai pelaku penembakan telah berhasil ditangkap.

Terduga pelaku adalah Peltu Lubis selaku Dansubramil Negara Batin dan Kopka Basarsyah selalu anggota Subramil Negara Bantin. (*)

Editor : Indra Zakaria