SITUBONDO – Sosok Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, atau yang akrab disapa Mas Rio, mendadak menjadi pusat perhatian netizen. Sebuah unggahan video di akun TikTok pribadinya, @masrio.bupatiku1, menjadi viral setelah memperlihatkan percakapan santai namun mendalam antara sang bupati dengan seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu (LC).
Hingga Rabu (25/3), video yang diunggah sepekan lalu itu telah menembus 1,5 juta penayangan. Dalam rekaman tersebut, seorang wanita menyampaikan keluh kesahnya mewakili sekitar 50 rekannya sesama pemandu lagu di wilayah Panjikidul. Mereka mengaku kehilangan mata pencaharian lantaran tempat hiburan malam atau kafe di Situbondo ditutup total selama bulan Ramadan 2026.
Merespons keluhan tersebut, Mas Rio tidak sekadar memberikan jawaban birokratis. Ia justru menawarkan solusi jangka panjang dengan mengajak para wanita tersebut untuk berpindah profesi ke jalur yang lebih baik.
“Udah berhenti aja jadi LC ya. Cari kerjaan lain aja ya. Saya carikan kerja. Pokoknya kamu janji berhenti ya,” pinta Rio dalam video tersebut, yang langsung dijawab dengan kesediaan oleh lawan bicaranya.
Bupati kelahiran 30 Maret 1984 ini menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk memfasilitasi pelatihan keterampilan dan mencarikan akses lapangan kerja baru bagi mereka. Langkah ini dinilai banyak pihak sebagai pendekatan persuasif yang humanis dalam menangani isu sosial di daerah.
Profil Mas Rio: Dari Aktivis Kampus hingga CEO
Populer karena gayanya yang merakyat, Yusuf Rio Wahyu Prayogo merupakan putra asli Situbondo yang memiliki rekam jejak organisasi yang kuat. Sebelum menjabat sebagai Bupati periode 2025–2030, Rio adalah sosok aktivis yang pernah menakhodai BEM Universitas Jember (Unej) pada periode 2008–2009.
Darah kepemimpinannya juga teruji di dunia profesional. Sebelum terjun ke politik praktis, ia menjabat sebagai CEO Politika Research & Consulting dan memiliki sejumlah lini bisnis di bidang kuliner dan jasa. Selain itu, kedekatannya dengan organisasi keagamaan terlihat dari keterlibatannya sebagai pengurus Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama Jakarta Selatan.
Aksi viral ini diharapkan bukan sekadar momentum di media sosial, melainkan awal dari program pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan di Situbondo. Dengan latar belakangnya sebagai pengusaha dan aktivis, publik kini menanti realisasi janji "Mas Rio" dalam membuka pintu rezeki baru bagi mereka yang ingin berhijrah profesi. (*)
Editor : Indra Zakaria