Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Pangkas Biaya Logistik, AHY Dorong Mega Proyek Rel Kereta Api 2.772 Kilometer di Kalimantan

Redaksi Prokal • Kamis, 28 Mei 2026 | 07:45 WIB
Ilustrasi pemerintah tengah menyiapkan rencana jalur kereta api di Pulau Kalimantan. (GEMINI AI)
Ilustrasi pemerintah tengah menyiapkan rencana jalur kereta api di Pulau Kalimantan. (GEMINI AI)

PROKAL.CO- Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa strategi pembangunan konektivitas di Pulau Kalimantan tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pembangunan jalan darat dan jalan tol. Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan integrasi total antara moda transportasi laut, udara, dan jaringan kereta api agar kue pembangunan nasional bisa dirasakan merata dan tidak lagi berpijak pada prinsip Jawa-sentris.

Komitmen tersebut disampaikan AHY di hadapan Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (Ikastara) di Jakarta. Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat kembalinya proyek strategis Trans Kalimantan ke dalam agenda prioritas nasional, terutama pasca-ditetapkannya kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Pembangunan tidak boleh Jawa sentris. Kita bukan negara kontinental, sehingga pembangunan konektivitas tidak bisa menggunakan resep negara-negara kontinental. Tanpa pemerataan, tidak ada gunanya pembangunan. Oleh karena itu, kita harus memastikan pertumbuhan dan pembangunan ekonomi terdistribusi ke seluruh wilayah Indonesia,” tegas AHY.

Demi mewujudkan visi pemerataan dan keadilan pembangunan tersebut, pemerintah kini tengah mematangkan cetak biru pembangunan jaringan rel kereta api sepanjang 2.772 kilometer yang membentang di daratan Kalimantan. Proyek ambisius ini ditargetkan menjadi bagian dari peta jalan Rencana Induk Perkeretaapian Nasional (Ripnas) hingga tahun 2045. Untuk merealisasikannya, sebuah komite khusus lintas kementerian akan segera dibentuk guna melakukan perhitungan teknis dan finansial yang presisi.

Dalam rancangan jaringan tersebut, Provinsi Kalimantan Barat diproyeksikan memegang peran yang sangat krusial. Beberapa rute strategis mulai dari Pontianak, Mempawah, hingga Singkawang akan dikoneksikan langsung menuju kawasan perbatasan RI-Malaysia. Jaringan rel ini juga didesain terintegrasi dengan objek vital seperti Bandara Supadio dan pelabuhan logistik utama. Kehadiran moda berbasis rel ini diharapkan menjadi solusi mutakhir bagi Kalbar yang selama ini ongkos logistiknya melambung tinggi akibat ketergantungan pada angkutan jalan raya dan jalur sungai.

Berbeda dengan jalur kereta di Pulau Jawa yang mayoritas melayani penumpang, jaringan rel di Kalimantan nantinya akan dioptimalkan sebagai urat nadi pengangkutan logistik. Kereta api akan menjadi aktor utama dalam mendistribusikan hasil perkebunan, pertambangan, serta komoditas industri pengolahan langsung menuju pelabuhan-pelabuhan ekspor secara lebih aman, efisien, dan ramah lingkungan.

Arah pembangunan ini juga selaras dengan instruksi Presiden Prabowo Subianto yang menghendaki adanya lompatan efisiensi pada sistem logistik nasional. Presiden menilai jalur kereta api di luar Jawa adalah kunci utama untuk mendongkrak daya saing ekonomi Indonesia di pasar global.

“Dengan kereta api, biaya logistik akan turun, biaya ekonomi akan turun. Kita akan lebih kompetitif, dan kesejahteraan akan meningkat,” ujar Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya terkait proyek perkeretaapian nasional.

Meskipun membutuhkan dana investasi berskala masif yang diperkirakan menyentuh angka Rp1.200 triliun untuk mencakup pembangunan jalur baru dan reaktivasi rel di luar Jawa, pemerintah optimis angka tersebut sebanding dengan multiplier effect yang akan dihasilkan. Infrastruktur transportasi massal terpadu ini diyakini akan menjadi fondasi kokoh yang mampu menyatukan simpul ekonomi Kalimantan, menekan disparitas harga barang di pedalaman, serta mengukuhkan posisi Kalimantan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru Indonesia di masa depan. (*)

Editor : Indra Zakaria
#kereta api kalimantan #kereta api