Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Salah Paham Jalan Sawah, Wapres Gibran: "Kenapa Nggak Digendong Combine-nya?" Bikin Petani Tertegun

Redaksi Prokal • Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:53 WIB
Gibran saat berdialog dengan petani. (tangkapan layar)
Gibran saat berdialog dengan petani. (tangkapan layar)

GORONTALO – Sebuah potongan video dialog antara Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan seorang petani bernama Rukamto di Gorontalo mendadak viral dan memicu gelombang perbincangan hangat di media sosial. Momen tersebut menjadi sorotan tajam setelah Wapres salah menangkap penjelasan teknis dan melontarkan pertanyaan tak terduga yang membuat petani sempat tertegun.

Kejadian bermula saat Rukamto menyampaikan apresiasinya terkait bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari pemerintah yang dinilai sudah lengkap dan mencukupi kebutuhan para petani di daerahnya. Namun, masalah besar muncul ketika alat-alat berat berukuran besar tersebut, seperti jonder (traktor roda empat) dan combine harvester (mesin pemanen padi), hendak masuk ke area persawahan akibat minimnya infrastruktur pendukung.

"Yang kurang jalannya Pak. Jadi dari jalan menuju ke sawah itu komben atau jonder itu masih kesulitan," keluh Rukamto dalam dialog tersebut.

Mendengar hal itu, Gibran pun bertanya mengenai penyebab kendala tersebut. Rukamto kemudian menjelaskan secara rinci bahwa belum adanya jembatan penghubung kecil atau box jalan membuat para petani harus memutar otak menggunakan tangga kayu atau papan darurat sebagai titian alat berat. Untuk memindahkan jembatan darurat tersebut dari satu petak sawah ke petak lainnya, dibutuhkan tenaga sedikitnya enam orang untuk memikul tangga tersebut secara manual, sementara mesin pemanennya didorong pelan melewati titian.

Namun, respons yang diberikan oleh sang Wakil Presiden di luar dugaan. Gibran justru melontarkan pertanyaan instan yang memicu keheranan. "Kenapa enggak digendong itu combine-nya?" tanya Gibran polos.

Mendengar pertanyaan itu, Rukamto sempat terdiam sejenak di depan mikrofon, tampaknya kebingungan merespons candaan atau pertanyaan serius dari sang Wapres, mengingat combine harvester merupakan mesin pertanian raksasa seukuran mobil dengan berat mencapai ratusan kilogram hingga hitungan ton yang mustahil untuk digendong manusia.

Momen canggung yang memperlihatkan petani terdiam tersebut langsung dipotong oleh warganet dan menjadi viral di berbagai platform digital. Beragam reaksi pun bermunculan, di mana sebagian netizen mengkritik kurangnya pemahaman mendasar mengenai realitas alat pertanian di lapangan, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai bentuk gurauan yang kurang tepat sasaran di tengah keluhan serius warga mengenai infrastruktur pertanian. (*)

Editor : Indra Zakaria
#gibran