Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ada yang Mengaku-ngaku Miskin demi Dapat Bantuan dari Pemkab Paser

Faroq Zamzami • Jumat, 18 April 2025 - 21:30 WIB
BAHAS: Pemkab Paser saat rakor penanggulangan kemiskinan.
BAHAS: Pemkab Paser saat rakor penanggulangan kemiskinan.

PROKAL.CO, TANAH GROGOT - Demi mendapatkan bantuan dari pemerintah, masih ada warga di Paser yang sengaja mengaku miskin.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari saat rakor penanggulangan kemiskinan pada Rabu, 16 April 2025.

Dia menyebut, melihat data kemiskinan yang masih tinggi, penyebabnya karena masih ada sebagian orang senang dikatakan miskin.

"Tidak usah jauh-jauh, yang tiap hari depan mata kita yaitu gas elpiji subsidi saja banyak yang membeli orang mampu, padahal itu jelas ada tulisannya (untuk warga miskin)," kata Ikhwan.

Seperti di tingkat desa pun demikian, yang sudah dibantu pengadaan mesin kapal dan lainnya, belum ada peningkatan ekonominya.

Menurutnya memang perlu ada tanda bahwa suatu rumah ini dikatakan penduduk miskin.

Hal ini agar memudahkan saat pendataan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pemilik rumah memang berkata jujur.

Tujuannya, agar program pemerintah juga bisa tepat sasaran.

Ikhwan menyebut BPS harus cari data langsung dari kepala desa agar valid. Khususnya tentang kemiskinan.

"Saya yakin kalau seperti ini, angka kemiskinan di Paser bisa turun signifikan," katanya.

Data ini berkesinambungan nantinya seperti beasiswa dari provinsi. Peran camat dan kepala desa sangat penting.

Baca Juga: Siap-Siap Warga PPU, Sebentar Lagi Ada Pameran Pembangunan dan TTG Kaltim

Dia akan turun ke kecamatan memastikan data ini ke tiap desa.

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Paser Nasri menambahkan, yang membuat data penduduk miskin ini masih tinggi, faktornya karena ada berbagai program bantuan dari pemerintah.

Di saat seharusnya suatu keluarga ini sudah dinyatakan tidak miskin karena pendapatannya meningkat, namun masih banyak yang mengaku menjadi warga miskin sehingga bisa mendapatkan bantuan.

"Banyak yang sengaja saat pendataan memiskinkan dirinya," kata kepala Desa Olong Pinang itu.

Menurutnya warga yang memang benar-benar miskin, harus betul-betul divalidasi agar mereka yang sudah mampu itu sadar dan malu.

"Kalau bisa yang memang miskin distempel tandai rumahnya," kata Nasri. (jib/far)

Editor : Faroq Zamzami
#Ikhwan Antasari #bantuan #paser #warga miskin