Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Kabupaten Paser Saat Ini Ada 1.500 Janda, Pemkab Ada Progam Ini

Redaksi • Senin, 9 Juni 2025 - 16:18 WIB
Amir Faisol
Amir Faisol

PROKAL.CO, TANAH GROGOT - Janda atau single parent di Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mencapai 1.500 orang.

Angka itu dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA) Kabupaten Paser.

Para janda itu, yang harus mencari nafkah di sektor non-formal, mereka dirangkul pemerintah melalui Program Perempuan Kepala Keluarga (Pekka).

Istilah yang merujuk pada perempuan yang menjadi kepala rumah tangga karena suaminya meninggal, bercerai, atau tidak berada di rumah.

Melalui program ini, pemerintah mengupayakan mereka yang jadi tulang punggung keluarga bisa memiliki kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Mereka dibantu agar bisa mengurus perceraian di pengadilan yang biasa membutuhkan biaya atau regulasi panjang. Biasanya ini yang mengalami pernikahan siri.

Program Pekka juga menyasar yang tidak memiliki BPJS Kesehatan.

"Upaya lain adalah untuk peningkatan pemberdayaan perempuan pada sektor ekonomi agar dapat berperan," kata Kepala DPPKBPPPA Paser Amir Faisol.

Program ini, kata Amir, bertujuan membantu perempuan yang menjadi kepala keluarga agar memiliki peluang bisnis dan sumber daya yang sama seperti laki-laki kepala keluarga.

Tantangan Pekka biasanya keterbatasan akses pendidikan untuk anak-anak mereka, mengalami diskriminasi, dan keterbatasan ekonomi.

Baca Juga: Waspada, dalam Lima Bulan Ini di Kabupaten Paser Sudah Ada 145 Kasus DBD, Satu Meninggal

Amir mengatakan, kriteria yang masuk dalam Pekka bisa juga status karena suami yang masih hidup tapi sakit-sakitan, status perkawinannya tidak jelas, dan ditinggal lama suami bekerja di luar negeri menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). (jib/far)

Editor : Faroq Zamzami
#single parent #janda #DPPKBPPPA #kaltim #paser