TANJUNG REDEB - Dalam rangkaian musrenbang di Segah, Bupati Berau Sri Juniarsih juga menyempatkan diri berkunjung ke posyandu di Kampung Bukit Makmur, kemarin (22/2).
Didampingi Camat Segah, Noor Alam, Sri Juniarsih menyapa para ibu-ibu yang datang ke posyandu membawa anak dan bayinya untuk ditimbang dan mendapatkan pelayanan kesehatan. Ada juga sejumlah orang lanjut usia (lansia) yang mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan.
Dirinya turut mengapresiasi kinerja pengurus hingga kader posyandu yang senantiasa berupaya dan giat dalam memberikan pendampingan dan pembinaan keluarga balita di wilayahnya. Program tersebut tentu saja bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang berkualitas.
“Melalui peran posyandu, harapannya dapat mencegah terjadinya stunting sejak dini,” tutur Juniarsih.
Pemkab Berau juga disebutnya berkomitmen untuk memberikan perhatian serius kepada posyandu di seluruh Kabupaten Berau. Terutama memperkuat peran posyandu di setiap kampung. “Ini tentu menjadi komitmen kita bersama dalam mewujudkan harapan kita,” katanya.
Selain itu, bupati juga berkesempatan meninjau pelaku usaha UMKM yang memamerkan hasil buatan olahan warga kampung setempat. Mulai makanan khas, hingga kerajinan tangan seperti tas dan aksesoris lainnya. Dalam hal ini, Pemkab Berau juga berkomitmen kuat untuk meningkatkan SDM menjadi mandiri dan berkualitas. Melalui pelatihan hingga pembinaan.
“Pelaku UMKM terus berkembang, sehingga kita tentu juga harus memberikan perhatian dalam upaya meningkatkan kualitas dan mutu hasil buatan lokal Berau,” ungkapnya.
Di samping itu, bupati juga akan mengupayakan memenuhi fasilitas kebutuhan masyarakat di beberapa kampung yang terpisah oleh sungai yang sangat membutuhkan jembatan. Hal ini salah satu menjadi usulan prioritas kampung di Kecamatan Segah. “Tentunya itu akan kami upayakan,” tegasnya.
Lanjutnya, yang masih menjadi perhatian serius juga adalah masih minimnya masih tenaga pendidik, sehingga harus ditindaklanjuti dan diprioritaskan oleh OPD terkait. Di sisi lain juga memenuhi kekurangan alat di puskesmas ataupun tenaga kesehatan yang mesti segera dianggarkan untuk merealisasikan.
“Termasuk pemerataan infrastruktur dasar listrik dan air bersih juga menjadi prioritas,” tegasnya. (mar/adv/sam)
Editor : uki-Berau Post