TANJUNG REDEB - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau berkomitmen kuat melestarikan peninggalan bukti sejarah sebagai aset daerah. Di mana setiap tahunnya dilakukan revitalisasi Keraton Gunung Tabur agar tetap terpelihara dengan baik.
Bupati Berau, Sri Juniarsih mengatakan, Keraton Gunung Tabur dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan terutama menjadi warisan sejarah bagi generasi muda mendatang. Karena sebagai salah satu ikon sejarah di Kabupaten Berau. Tidak hanya menjadi sebuah ikon saja, tapi memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk mengenal sejarah Berau di masa lampau.
“Tahun lalu sempat diserahkan bantuan operasional berupa satu unit kendaraan roda empat kepada Keraton Gunung Tabur, untuk membantu kemudahan mobilisasi bagi para kesultanan,” ujarnya.
Di samping itu Pemkab Berau juga terus merealisasikan berbagai program di Kecamatan Gunung Tabur. Seperti bidang fi sik, meliputi, pembangunan jalan di Kampung Maluang dan Birang, pengaspalan jalan Kampung Batubatu, pembangunan jembatan di Sambutakat, lanjutan pembangunan turap di Gunung Tabur senilai Rp 20 miliar.
Lanjutnya, pemeliharaan jalan secara berkala oleh tim reaksi cepat (TRC), revitalisasi drainase kawasan pemukiman, dan peningkatan jalan pemukiman. Dalam hal ini bupati juga minta keaktifan para kepala kampung dan ketua RT untuk mengkomunikasikan ketika ada jalan yang perlu segera ditindaklanjuti lebih cepat dengan memanfaatkan TRC.
“Apalagi kemudahan akses jalan menuju pusat perkotaan di Tanjung Redeb, tidak ada alasan tidak bisa berkoordinasi,” tegasnya.
Karena Gunung Tabur ini terletak tidak jauh dari pusat banyak memberikan kemudahan akses bagi masyarakat,” sambungnya.
Dijelaskannya, Gunung Tabur tidak hanya dikenal sebagai ikon pariwisatanya tapi beberapa kampung juga menjadi unggulan di sektor pertanian. Dengan itu, menjadi komitmen pihaknya untuk mengembangkan seluruh potensi yang ada dengan kemampuan daya yang dimiliki. Tentunya itu perlu selaras dengan misi Pemkab Berau.
Yakni meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha berbasis pariwisata dan kearifan lokal. Pemkab Berau terus memberikan perhatian terhadap sarana prasarana pembangunan, serta amunitas pariwisata, pembangunan taman dan landmark.
“Saya yakin meskipun di pinggiran perkotaan, Gunung Tabur mampu mengembangkan pariwisata dan budayanya,” ungkapnya. (mar/adv/arp)
Editor : uki-Berau Post