Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Prioritaskan Tekan Angka Kemiskinan dan Pengangguran

uki-Berau Post • Minggu, 30 April 2023 - 01:18 WIB
Gamalis
Gamalis

TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus berupaya menekan angka kemiskinan dan pengangguran di Bumi Batiwakkal. Hal tersebut dijelaskan Wakil Bupati Berau, Gamalis, belum lama ini.

Dipastikannya, menyejahtrakan masyarakat adalah hal yang utama yang pihaknya lakukan, meski di tengah perjalan diterpa Pandemi Covid-19 sehingga dilakukan refocusing terkait dengan pemotongan anggaran yang membuat sejumlah program yang telah direncanakan harus terhambat.

Tapi tidak ditampiknya juga, sesejahtra apapun wilayah tersebut tidak akan bisa lepas dari angka kemiskinan dan jumlah pengangguran. Sehingga, menurutnya bagimana daerah tersebut bisa semaksimalkan menurunkan angka tersebut. “Sehingga Pekerjaan Rumah (PR) Pemkab Berau adalah menekan semaksimal mungkin jumlahnya, dan saat ini hal tersebut sedang kita lakukan,” tegasnya.

Untuk menekan ini, langkah yang akan diambil oleh Pemkab Berau adalah dengan melakukan diskusi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan pihak legeslatif. “Terutamanya untuk angka pengangguran kita terus berkaloborasi dengan pihak swasta, bersama OPD terkait kita akan menekankan kepada seluruh perusahaan di bidang apapun agar dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal,” katanya.

Diakuinya, saat ini pihaknya juga masih mencari ukuran atau parameter yang membuat angka pengangguran dan kemiskinan bisa terjadi. “Jadi saya selalu menekankan kepada seluruh OPD agar dapat terus bekaloborasi dan mencari solusi dalam menekan angka tersebut,” paparnya.

Terkait dengan angka kemiskinan menurut politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, setelah menurunya angka Covid-19 perekonomian semakin meningkat, hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang kembali aktif di beberapa titik pusat kuliner di Kabupaten Berau. “Dengan adanya UMKM itu adalah bukti bahwa perekonomian kita masih terus meningkat,” tandasnya.

Sementara, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Berau, angka penduduk miskin di Bumi Batiwakkal pada 2022 turun menjadi 5,65 persen atau 13.310 jiwa, dibandingkan tahun 2021 5,88 persen atau 13.620 jiwa.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Berau, Iswahyudi, mengku bahwa pasca pandemi yang terjadi beberapa waktu lalu jumlah angka penduduk misikin memang turun. Hal tersebut tak lepas dari adanya kegiatan-kegiatan yang mengumpulkan UMKM. “Banyak event atau kegiatan sehingga UMKM bisa berjualan, dan itu salah satu yang meningkatkan pengasilan masyarakat,” tandasnya. (aky/sam)

Editor : uki-Berau Post
#sosial