Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Wabup Berau Sidak Agen LPG, Tindaklanjuti Keluhan Masyarakat 

Faroq Zamzami • Kamis, 21 Maret 2024 - 17:00 WIB
SIDAK: Wabup Berau Gamalis, didampingi Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan, melakukan sidak ke sejumlah agen penyalur gas melon.
SIDAK: Wabup Berau Gamalis, didampingi Kepala Dinas Pangan Berau Rakhmadi Pasarakan, melakukan sidak ke sejumlah agen penyalur gas melon.

Prokal.coTANJUNG REDEB - Wakil Bupati Berau Gamalis, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen penyalur gas LPG 3 kg di Berau, Selasa (19/3), menyusul adanya laporan masyarakat sulitnya mendapatkan gas melon tersebut di pasaran.

Kunjungan pertama rombongan bertolak dari Kantor Diskoperindag, Jalan Murjani 1, menuju agen pertama di Jalan Singkuang, dilanjutkan ke agen gas di Jalan PulauSambit, kemudian ke penyalur di PT Semoga Anugerah Jaya di Kecamatan Gunung Tabur.

Dalam perjalanan tepatnya di Jalan Gatot Subroto, Sei Bedungun, rombongan sempat singgah di warung kecil yang diduga mengecer gas 3 kg. Ketika dihampiri, ternyata stokgas di tempat tersebut juga kosong.

Setelah sampai di PT Semoga Anugrah Jaya, rombongan cukup lama melihat dan berbincang dengan beberapa pegawai yang ada. Hal ini juga bagian dari pengecekan untuk mengetahui kenapa gas melon cukup sulit di pasaran.

“Kalau kita lihat, tadinya mungkin terjadi penumpukan di stasiun pengisiannya, makanya kita lihat di di sana,” jelas Gamalis.

Dari hasil sidak itu, Gamalis mengungkapkan bahwa terjadi perbaikan filter pada mesin penyalur bahan baku dari kapal menuju penampungan, perbaikan sudah dilakukan dan memakan waktu men-capai tiga hari.

“Ya hasil pertemuan ini bersama manajemen, memang ada perbaikan di filter penyalur dari kapal ke mesin induk,” ujarnya usai bertemu dengan jajaran manajemen di Pertamina Jobber, Maluang.

Meski perbaikan memakan waktu  tiga hari, namun dampak untuk kembali mencapai kondisi normal memakan waktu seminggu ke depan. Namun dirinya pastikan bahwa normalisasi penyaluran sudah mulai berproses, sehinggadirinya meminta masyarakat agar bisa untuk bersabar.

“Tetapi sudah aman,” tegas Gamalis.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Usaha Perdagangan, Diskoperindag Berau, Hotlan Silalahi, menerangkan nomenklatur penyaluran gas bersubsidi berdasarkan nama dan alamat (by name by adress) sudah disosialisasikan sebelumnya.

Sosialisasi sendiri dilakukan melalui camat, lurah, agen hingga pangkalan kepada masyarakat.

“Jadi beli itu di pangkalan, jangan di pengecer, secara tidaklangsung itu membangun komunikasi baru yang melanggarundang-undang,” terangnya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas pasal 55, mengatur laranganmemperjualbelikan gas subsidi di luar ketentuan dapatdiganjar oleh hukuman yang berat. Selain itu, penjualanberdasarkan nama dan alamat akan menghindari penjualanyang salah, sehingga diharapkan harga gas LPG 3 kg tidak melambung tinggi dari harga eceran tertinggi (HET). “Jadi dia supaya tidak terjadi lagi harganya mahal,” terangnya.

Sementara, Pegawai Administrasi PT Semoga Anugrah Jaya, Handan, menerangkan di agen tempatnya bekerja stok hariangas LPG 3 kg berkisar antara 2.800 hingga 3.000 tabung per harinya. Dengan keterangan, 60-70 persen dari jumlah hariandipasarkan di kecamatan perkotaan dan sisanya untuk wilayah pesisir. “Kita kan ada pangkalan di pesisir juga, jadi di bagi-bagi,” terangnya.

Untuk saat ini, dirinya mengatakan stok memang tengahterkendala pengatrean pengisian ulang di stasiun pengisian. Sehingga semakin cepat pengisian, maka semakin cepat agenmenyalurkan gas tersebut ke pangkalan-pangkalan yang ada.

Terpisah, Sales Brand Manager (SBM) Rayon VI Pertamina Kaltimut, Gatot Subroto, mengklaim perbaikan telah selesai. Sehingga, permasalahan itu tak perlu menjadi kekhawatirankembali. Apalagi menanggulangi hal tersebut, pengisiandilakukan juga pada hari Minggu. “Sudah normal, Minggujuga kita buka untuk back up,” ucapnya melalui pesan singkatWhatsApp pada Selasa (19/3).

Selain itu, menanggulangi kebutuhan selama Ramadan, Pertamina Rayon VI Kaltimut juga menambah stok kebutuhan, sehingga hal ini pun sudah diantisipasi pihaknya sejak lama.

“Bulan Ramadan ini juga ada tambahan juga, jadi sudah kita antisipasi lonjakan di Ramadan ini,” jelasnya. (*/sen/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#Sidak Agen LPG #pemkab berau #lpg langka