Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Pemkab Berau Buka Usulan Hibah untuk Balai Adat

Faroq Zamzami • 2024-06-03 10:38:44
BALAI ADAT: Kampung Bena Baru, Sambaliung, Berau, akan mengusulkan proposal hibah balai adat tahun ini.
BALAI ADAT: Kampung Bena Baru, Sambaliung, Berau, akan mengusulkan proposal hibah balai adat tahun ini.

Prokal.co - TANJUNG REDEB – Kampung yang ingin mendapat bantuan pembangunan balai adat, diminta Bupati Berau Sri Juniarsih untuk mengajukan proposal melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau.

Dikatakannya, bantuan tersebut akan disalurkan dengan menggunakan metode hibah. Yang peruntukannya khusus untuk pembangunan balai adat, baik digunakan untuk lanjutan pembangunan balai adat yang belum rampung, maupun memperluas balai adat yang sudah dibangun.

“Silakan mengajukan proposal melalui Disbudpar jika ingin memperbesar balai adat,” ucapnya.

Pihaknya akan menindaklanjuti usulan tersebut sesuai dengan regulasi yang berlaku. Diharapkan nantinya balai adat yang terbangun dapat benar-benar bermanfaat bagi berbagai kegiatan seni dan budaya. Namun, untuk bantuan tersebut memang tidak bisa diberikan setiap tahun. Ada jeda waktu dua tahun sekali untuk mengajukan dana hibah.

Diakui Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir tidak banyak kampung yang mengajukan bantuan hibah balai adat.

Namun dirinya terus mempersilakan kampung-kampung yang memiliki potensi budaya untuk mengajukan proposal bantuan pembangunan balai adat. Tentunya ada beberapa kriteria yang perlu dipenuhi.

Salah satunya jumlah penduduk cukup banyak sehingga membutuhkan balai adat yang lebih luas hingga memiliki event tahunan yang sudah dilaksanakan sejak lama. Komitmen untuk terus mengembangkan potensi budaya di kampung masing-masing.

“Sepanjang ada acara adat dan kebudayaan silakan saja mengajukan proposal. Dan ada komitmen untuk melestarikan dan mengembangkan dengan baik akan dibantu,” tuturnya. Tahun ini pihaknya akan menyalurkan bantuan dana hibah balai adat untuk dua kampung yakni, di pedalaman dan pesisir. Dengan nilai yang berbeda sesuai usulan masing-masing.

“Selama ini kami belum pernah mengajukan bantuan hibah untuk balai adat. Tapi karena sudah ada lampu hijau dari Bupati Berau tentunya kami akan coba mengajukan proposal,” ungkapnya. “Jika nanti bisa dilebarkan, harapannya semua kegiatan adat bisa dilakukan di dalam balai adat yang teduh,” tandasnya. (*/aja/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#berau #pemkab berau #Hibah #Balai Adat #budaya