Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Atasi Daerah Blankspot di Berau, Diskominfo Buka Opsi Penggunaan Starlink-nya Elon Musk

Faroq Zamzami • Selasa, 11 Juni 2024 - 16:43 WIB
BANTU WILAYAH JAUH: Diskominfo Berau buka opsi penggunaan sistem komunikasi internet berbasis satelit Starlink garapan Elon Musk yang baru-baru ini diluncurkan.
BANTU WILAYAH JAUH: Diskominfo Berau buka opsi penggunaan sistem komunikasi internet berbasis satelit Starlink garapan Elon Musk yang baru-baru ini diluncurkan.

 

Prokal.co, TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, memiliki rencana memanfaatkan penggunaan sistem komunikasi internet berbasis satelit Starlink untuk wilayah Berau yang masih blankspot.

Namun peluncuran fasilitas yang memudahkan terhubung internet di manapun itu masih perlu pendalaman lagi jika ingin digunakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kita akan pelajari dulu, apakah memungkinkan atau tidak. Apakah ada regulasi yang memboolehkan nanti,” ujarnya, Minggu (9/6/2024).

Sebab, usai diluncurkan oleh Elon Musk beberapa waktu lalu di Indonesia, Starlink kerap kali berseliweran penilaian masyarakat yang telah membeli dan menggunakan. Seperti alat tersebut mampu menangkap frekuensi internet yang cukup besar dan stabil.

“Yang selama ini memang kita juga gunakan V-Sat, dia kan juga nembak ke satelit. Namun ini berbeda dengan Starlink ini,” ujarnya.

Selain itu, dirinya juga masih mempelajari penggunaannya. Sebab, yang kerap kali terlihat adalah pemakaian pribadi masyarakat. Dirinya belum mengetahui apakah perangkat tersebut juga menetapkan harga yang sama jika digunakan untuk perluasan jaringan internet bukan penggunaan mandiri.

“Kan kalau pribadi bulanannya sekitar Rp 750 ribu, nah kalau kita terapkan untuk kampung-kampung yang jauh misalnya. Apakah tetap penggunaan pribadi atau harga berbeda,” ucapnya.

Selain hal itu, Diskominfo Berau juga berupaya memperluas jaringan internet melalui jaringan fiber optik. Pada 2025 mendatang akan diusulkan tambahan titik WiFi gratis sebanyak 500 titik.

“Ini teknologi bagus, dan kebetulan wilayah kita sesuai. Artinya ada wilayah-wilayah yang blankspot, mungkin bisa gunakan itu (Starlink) jika aturan memungkinkan,” jelasnya.

Sebelumnya, Didi Rahmadi menyebut di Berau telah ada enam titik penyebaran jaringan internet menggunakan V-Sat.

“Kita sudah pasang enam V-Sat pada 2023 lalu, itu kurang lebih juga. Karena tidak menggunakan fiber obtik atau penguat sinyal radio,” ujarnya.

Ke depan kata Didi, untuk tahun 2025 Diskominfo Berau akan usulkan perluasan jaringan internet untuk wilayah blank spot sebanyak 500 titik. “Kita rencananya akan usulnkan tambahan untuk 500 titik,” terangnya.

Meski demikian, Didi belum bisa memastikan berapa kebutuhan anggaran dan seperti apa nantinya akan direalisasikan, sebab hal itu masih melalui tahapan penyusunan perencanaan.

“Kita kan nanti fleksibel, bisa pakai fiber optik, radio atau VSat, tergantung kemampuan dan lokasi pemasangan,” terangnya.

Dikatakannya, wilayahan di Kabupaten Berau memiliki tantangan tersendiri untuk menentukan skema apa yang terbaik. Namun, ketiga opsi atau skema itu, seluruhnya diterapkan di Berau.

“Ada memang wilayah kita cukup pakai fiber optik, tapi ada juga yang perlu pakai V-Sat, karena fiber ga masuk dan radio kurang maksimal,” jelasnya.

Hasil audiensi yang sebelumya dilakukan jajaran tim dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), bahwa saat ini sudah ada instruksi bagi perusahaan provider internet memperluas jaringan di Kabupaten Berau. Dari hasil tersebut dikatakan bahwa pihak provider tengah melakukan pembelajaran wilayah di Berau.

“Ini kan kaitannya dengan bisnis, sehingga mereka perlu mempelajari kebutuhan dan marketnya nanti. Apakah dari segi bisnis hal ini masuk atau tidak,” terangnya.

Sehingga hal ini terus menjadi fokus pekerjaan dirinya untuk mengusahakan pemerataan jaringan internet di wilayah Berau. Sehingga, pemerataan internet bisa merata dan dinikmati seluruh masyarakat di Kabupaten Berau.

“Tentu ini juga harapan Bupati, sehingga nantinya masyarakat bisa menikmati internet dengan nyaman kedepannya,” jelasnya. (sen/adv/far)

Editor : Faroq Zamzami
#blankspot #elon musk #berau #internet #diskominfo #pemkab berau #kabupaten berau #starlink