Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kemensos RI Sedang Rekrut Guru PPPK untuk Sekolah Rakyat, tapi di PPU Belum, Ini Alasannya  

Redaksi • Kamis, 12 Juni 2025 - 16:09 WIB
Saidin
Saidin

PROKAL.CO, PENAJAM-Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) telah mengumumkan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) jabatan fungsional guru Sekolah Rakyat (SR) tahun 2025 yang berlaku di seluruh Indonesia, namun, belum berlaku untuk Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Dinas Sosial (Dissos) PPU, Saidin, mengatakan penyebabnya, hingga saat ini pembangunan gedung SR yang sudah disiapkan di atas lahan seluas 6-7 hektare di lingkungan RT 06, Kelurahan Lawelawe, Kecamatan Penajam, PPU, belum rampung tahapan evaluasi.

“Saat ini masih berproses di Kementerian Pekerjaan Umum terkait kelayakan lokasi yang sudah kami siapkan itu,” kata Saidin, Rabu (11/6/2025).

Tim yang terlibat dalam proses kelayakan lahan, lanjut dia, melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Keuangan, dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Mereka ini, kata Saidin, sudah turun meninjau langsung lahan yang telah disiapkan.

“Saya kemarin sempat tanya ke tim yang turun ke lapangan.  Terkait  lokasi, katanya, bergantung penilaian dari tim  satuan tugas yang selanjutnya akan mempresentasikan apa yang dilihat kepada tim kelayakan lahan,” katanya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai rekrutmen yang diumumkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia bernomor 1972/1/HM.01.03/6/2025 tertanggal 9 Juni 2025 dan ditandatangani Sekretaris Jenderal, Robben Rico, itu, Saidin mengatakan, untuk rekrutmen guru SR ranahnya masuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) PPU.

“Untuk guru ranahnya di Disdikpora meskipun saat ini belum tetapi coba saja dikonfirmasi ke sana,” tuturnya.

Terpisah, Kepala Disdikpora PPU, Andi Singkerru saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Rabu (11/6/2025) mengatakan, bahwa seleksi tersebut dilakukan oleh Kemeterian Sosial, yang akan didistribusi ke SR yang sudah siap pelaksanaan pembelajaran.

“Kalau PPU masih tahap perencanaan pembangunan SR, tapi sudah ready lahan 6-7 hektare. Semoga segera bisa terealisasi pelaksanaan pembangunan SR dan rekrutmen siswa SR, kemudian pelaksanaan pembelajarannya,” kata Andi Singkerru.

Dijelaskannya, SR ini nanti di bawah naungan penanganan Kementerian Sosial dan di tingkat kabupaten dan kota di bawah penanganan Dissos.

Baca Juga: Satpol PP PPU Raih Peringkat 2 Terbaik se-Kaltim, DPRD Apresiasi Kinerja Meski Minim Anggaran

Dalam pengumuman seleksi disebutkan, bahwa berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaa Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem menjelaskan bahwa Kementerian Sosial bertugas untuk menyelenggarakan SR.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Sosial akan melakukan seleksi PPPK Jabatan Fungsional (JF) Guru Tahun Anggaran 2025 untuk ditempatkan pada SR yang tersebar di 100 lokasi SR di seluruh Indonesia dengan jumlah 1.554 formasi JF guru ahli pertama.

Rekrutmen PPPK JF Guru Sekolah Rakyat Tahun Anggaran 2025 dilakukan berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan&RB), dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Terkait lahan, Sekretaris Kabupaten (Setkab) PPU, Tohar sebagai representasi Pemkab PPU, telah memenuhi undangan Kementerian Sosial RI di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Senin (21/4/2025).

Kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa pemkab telah menyiapkan lahan untuk pembangunan SR dan sudah clear and clean.

Turut mendampingi Sekkab Tohar dalam kesempatan itu adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Sodikin, Kepala Dissos PPU, Saidin, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga PPU, Andi Singkerru, dan Khusnul Khotimah dari Bappelitbang PPU.

Pemerintah melalui Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, telah mencanangkan pendirian SR ini yang akan menyasar siswa-siswa dari keluarga miskin dan miskin ekstrem yang terdapat di dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

SR yang didirikan berkonsep sekolah asrama gratis sehingga seluruh biaya sekolah, makan, dan tempat tinggal asrama akan ditanggung oleh negara. SR didesain untuk mencetak para siswa menjadi agen-agen perubahan yang dapat mengubah taraf kesejahteraan keluarganya. (far)

ARI ARIEF

ari.arief@kaltimpost.co.id

 

 

Editor : Faroq Zamzami
#Sekolah Rakyat #ppu #pppk