Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Rasa Saja Belum Cukup, Produk Olahan Ikan dari Kabupaten PPU Harus Mampu Adang Gempuran Produk Luar Daerah dan Impor  

Redaksi • Senin, 20 April 2026 - 09:41 WIB
Amirullah
Amirullah

PROKAL.CO, PENAJAM – Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus memperkuat hilirisasi perikanan guna meningkatkan daya saing produk lokal di tengah gempuran produk olahan luar daerah maupun impor.

Kepala Bidang (Kabid) Penguatan Daya Saing (PDS), Diskan PPU, Amirullah, menyampaikan terdapat 51 kelompok pengolahan dan pemasaran (Poklahsar) dalam pelaku usaha olahan ikan.

Baca Juga: 36 Pasangan Jadi Pemohon di Isbat Nikah Terpadu yang Digelar Perdana di Kabupaten PPU, Tak Semua Diterima Hakim, Berikut Alasan Ditolak

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU tahun ini meluncurkan sejumlah program unggulan yang berfokus pada peningkatan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku usaha perikanan.

"Salah satunya  rencana kegiatan pelatihan intensif yang akan digelar pada Juni mendatang. Salah satunya pelatihan pengemasan dan strategi branding," kata Amirullah, Sabtu (18/4/2026).

Pelatihan ini, lanjut Amirullah, mencakup penguasaan teknologi tepat guna dalam pengolahan hingga strategi pemasaran. Target dari program tersebut  adalah tercapainya hilirisasi yang maksimal. Dengan harapan  mampu menjadi tuan rumah di daerah sendiri dan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif bagi masyarakat pesisir.

"Dinas Perikanan berharap, produk perikanan PPU tidak lagi hanya dipasarkan secara konvensional, melainkan mampu menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform digital," ujarnya.

Program ini, dirancang untuk mengubah paradigma pola penjualan tradisional menjadi lebih modern. Dinas Perikanan menyadari bahwa kualitas rasa saja tidak cukup.

Baca Juga: Jerit Warga Balikpapan: Harga "Gas Melon" Tembus Rp60 Ribu di Tengah Isu Kenaikan BBM

"Tampilan produk yang menarik dan identitas merek yang kuat adalah kunci utama untuk merebut hati konsumen," ucapnya.

Selain itu, menghadapi persaingan ketat dengan produk olahan ikan dari luar daerah serta produk impor. Diskan PPU telah menyiapkan strategi berlapis. Mulai dari penguatan standar mutu dalam memastikan seluruh produk olahan memenuhi kriteria keamanan pangan.

Labelisasi yang bertujuan memberikan edukasi terkait pencantuman informasi produk yang jelas guna meningkatkan kepercayaan konsumen.

"Serta standardisasi kemasan yang mengarahkan produk agar mampu bersaing di rak-rak ritel modern," jelasnya.

Baca Juga: Permudah Warga Talisayan Angkut Hasil Produksi, Dorong Pembangunan Jalan Usaha Tani untuk Dukung Sektor Pertanian

Untuk meminimalisasi penjualan produk dalam bentuk mentah, Diskan PPU juga telah gencar mendorong diversifikasi produk. Upaya ini dilakukan dengan memberikan pengetahuan mendalam mengenai inovasi pengolahan hasil perikanan kepada para pelaku usaha.

"Kami memberikan pengetahuan terkait berbagai inovasi pengolahan, seperti teknologi pengolahan fish jelly, hingga pemanfaatan limbah seperti kulit ikan menjadi keripik yang bernilai jual tinggi," ungkapnya. (ami/far)

Editor : Faroq Zamzami
#hilirisasi perikanan #produk olahan ikan #impor #penajam