PROKAL.CO, PENAJAM-Objek wisata Pantai Nipahnipah di Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), akan segera merasakan suasana baru dengan hadirnya penerangan listrik.
Dalam beberapa hari terakhir, tim dari PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Petung, PPU, telah terlihat aktif memasang tiang-tiang listrik di area objek wisata populer ini.
Pemasangan tiang-tiang tersebut menjanjikan pengalaman malam hari yang lebih aman dan nyaman bagi pengunjung.
Pemasangan infrastruktur kelistrikan ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi intensif antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU dan pihak PLN.
Asisten I, Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Kabupaten PPU, Nicko Herlambang, Minggu (29/6/2025), menjelaskan bahwa inisiatif ini bermula dari keluhan masyarakat setempat.
“Diawali keluhan masyarakat melalui RT, terus bupati perintahkan pak camat bergerak cepat dan mengajukan permohonan ke PLN langsung. Paralel komunikasi informal kita jalankan, dan akhirnya PLN bersedia. Kemudian dilakukan survei langsung oleh PLN, dan beberapa hari ini pemasangan,” ujar Nicko Herlambang.
Langkah cepat yang diambil oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam menanggapi aspirasi masyarakat ini mendapat apresiasi tinggi.
Selama ini, Pantai Nipahnipah memang belum dilengkapi penerangan listrik yang memadai, sehingga aktivitas di malam hari menjadi terbatas.
Dengan adanya fasilitas lampu yang akan segera dipasang, diharapkan Pantai Nipahnipah dapat menjadi destinasi wisata yang lebih hidup dan menarik, bahkan setelah matahari terbenam.
Warga setempat, khususnya para pelaku usaha yang membuka kafe di kawasan Pantai Nipahnipah, menyambut baik pemasangan tiang listrik ini.
“Alhamdulillah, tiang listrik Pantai Nipahnipah sedang terpasang. Alhamdulillah, berkat inisiatif dari pak bupati berkomunikasi dengan PLN bisa tuntas. Ini sebenarnya sepele, tapi faktanya kalau tidak ada gerakan ya tidak jalan,” ungkap seorang pemilik kafe pada Minggu (29/6/2025).
Dikatakannya, penerangan di Pantai Nipahnipah tidak hanya akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengunjung, tetapi juga berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan memungkinkan usaha-usaha di sekitar pantai beroperasi hingga malam hari.
Daya tarik utama pantai ini terkenal dengan panorama matahari terbenamnya yang indah, menjadikannya spot favorit bagi pengunjung sore hari.
Memiliki garis pantai dengan hamparan pasir putih yang nyaman untuk bersantai dan bermain. Tak kalan menariknya adalah pemandangan malam Kota Balikpapan.
Pada malam hari, pengunjung dapat menikmati gemerlap lampu-lampu Kota Balikpapan dari seberang teluk, menciptakan suasana romantis dan indah.
Di samping itu, suasana tenang dan pepohonan rindang di sekitarnya, cocok untuk relaksasi dan melepas penat.
Juga, ada ajang kegiatan rutin, yaitu menjadi lokasi berbagai kegiatan hiburan rakyat dan pagelaran seni budaya tahunan, khususnya setelah perayaan Idulfitri.
Kemudian, berdasarkan catatan Kaltim Post, Pantai Nipahnipah ini masuk rekor MURI. Pada tahun 2006, pantai ini diabadkan di Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam Kategori Minum Air Kelapa Terbanyak. (far)
ARI ARIEF
ari.arief@kaltimpost.co.id
Editor : Faroq Zamzami