Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tahun Depan Ada Satu Lagi Proyek Besar di Kabupaten Penajam Paser Utara, Duitnya Rp 117 Miliar

Redaksi • Kamis, 26 Maret 2026 - 16:29 WIB

Mudyat Noor
Mudyat Noor

PROKAL.CO, PENAJAM-Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) tengah menyeriusi transformasi pengelolaan sampah melalui pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) modern.

Proyek strategis yang diproyeksikan terealisasi pada tahun depan, 2027, diharapkan menjadi solusi jangka panjang bagi masalah lingkungan di wilayah Serambi Ibu Kota Nusantara (IKN) tersebut.

Bupati PPU, Mudyat Noor, mengungkapkan pembangunan fasilitas ini akan mendapat dukungan penuh dari pemerintah pusat. Estimasi anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 117 miliar.

Saat ini, proses awal telah berjalan, dan Pemkab PPU tengah menunggu kepastian lanjutan dari pemerintah pusat pada akhir tahun ini.

"TPST ini direncanakan mulai dibangun tahun 2027 dengan dukungan anggaran pusat sekitar Rp 117 miliar," ujar Mudyat.

Berbeda dengan tempat pembuangan akhir (TPA) konvensional, TPST ini akan mengadopsi teknologi mutakhir yang mampu mengolah sampah menjadi produk turunan bernilai ekonomi, seperti Refuse Derived Material (RDM).

Mudyat menegaskan, konsep ini mengacu pada fasilitas serupa di IKN, tapi dengan kapasitas yang lebih besar.

"Di IKN kapasitasnya sekitar 70 ton per hari, sementara kita rencanakan hingga 100 ton per hari. Ini adalah langkah antisipasi pertumbuhan wilayah dalam lima hingga 10 tahun ke depan," tambahnya.

Urgensi pembangunan TPST ini didasari oleh kondisi TPA saat ini yang menerima kiriman sampah hingga 50 ton per hari. Tanpa penanganan inovatif, daya tampung TPA diprediksi hanya akan bertahan sekitar satu hingga satu setengah tahun lagi.

"Jika tidak segera diantisipasi dengan TPST, lahan pembuangan kita akan cepat penuh," jelas Mudyat. (ami/far) 

Editor : Faroq Zamzami
#ppu #IKN #tpst #Mudyat Noor