Advertorial Balikpapan Bisnis Bola Daerah Bola Dunia Hiburan Hoax IKN Internasional Kesehatan Kriminal Lifestyle Nasional Pemerintahan Politik Pro Kalimantan Prokal Balikpapan Prokal Berau Prokal Kaltara Prokal Kaltim Prokal News Ramadan Samarinda Sport Teknologi

1.136 WBP Lapas Tenggarong Gunakan Hak Pilih di Pemilu 2024, Beberapa Tidak Kebagian

Wawan • 2024-02-14 19:47:31
Photo
Photo

TENGGARONG - Sebanyak 1.136 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas II A Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) ikut menyalurkan hak pilih mereka pada Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024. Meski kondisi mereka yang berada di balik jeruji besi. Ribuan WBP ini tetap antusias menyukseskan pesta demokrasi lima tahunan ini dengan datang ke empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) khusus yang disediakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar di Lapas Tenggarong.

Disampaikan Kepala Lapas Kelas II A Tenggarong, Agus Dwirijanto melalui Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Ahmad Harnadi. Proses pencoblosan hingga penghitungan suara berlangsung dengan lancar. Tentunya dengan suasana yang tentram dan kondusif.

“Dari 1.136 pemilih inj mereka disesuaikan domisilinya. Jadi ada yang DPT, ada juga yang DPTb. Karena di dalam lapas ada juga yang berasal dari luar daerah. Jadi ada yang dapat lima surat suara, ada juga yang dapat surat suara Capres dan Cawapres saja," ungkap Harnadi di sela-sela penghitungan suara, Rabu (14/2).

Selain melakukan pemungutan suara di Lapas, Harnadi menyebut pihaknya juga menyediakan TPS mobile. Untuk tahanan di Polres Kukar. Namun, Harnadi juga menyayangkan kekurangan surat suara yang disediakan KPU. Yang mengakibatkan 71 WBP tidak dapat mengikuti Pemilu.

Adapun kurangnya surat suara ini terjadi akibat ada beberapa WBP yang baru memasuki Lapas. Hanya beberapa hari menjelang pencoblosan. Dan membuat jumlah pemilih yang baru di Lapas tidak sempat terdaftar dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb). Namun, Harnadi memastikan proses pemungutan suara di Lapas Kelas II A Tenggarong tetap berjalan dengan lancar dan tertib.

“Alhamdulilah antusiasme mereka tinggi, sampai kekurangan surat suara itu sebenarnya yang kami sayangkan. Semoga kedepan KPU bisa evaluasi, juga memberikan sosialisasi jelang Pemilu ke Lapas. Karena sejauh ini kami inisiatif sendiri melakukannya," pungkas Harnadi. (moe)

Editor : Wawan
#Pemilu 2024 #tenggarong #pemilu #kaltim