PROKAL.CO, TENGGARONG – Pasca dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) masa bakti 2025-2030. Rendi Solihin, bersama Sekretaris Andi Faisal, Bendahara Sugeng Hariadi serta para pengurus sekaligus anggota fraksi termasuk Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menyambangi Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura untuk bersilaturahmi dengan Sultan Aji Muhammad Arifin.
Silaturahmi ini membahas banyak hal berkaitan dengan pembangunan Kutai Kartanegara, khususnya di bidang eksekutif dan legislatif. Yang memerlukan restu kesultanan selaku pemangku adat tertinggi di Kukar. Sebagaimana DPC PDI Perjuangan yang menjadi pemenang di Pemilihan Umum (Pemilu) serta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kukar.
Pihak kesultanan menyambut baik kedatangan DPC PDI Perjuangan Kukar. Dalam kesempatan ini juga, Kesultanan Kutai Kartanegara menekankan empat fondasi utama mereka, yakni Adat, Adab (Tata Krama), Berbudaya, dan Beragama. Yang selama ini berhasil dilaksanakan beriringan dengan pembangunan untuk masyarakat.
Dalam kesempatan ini, Sultan Aji Muhammad Arifin turut menyampaikan pesan penting kepada jajaran DPC PDI Perjuangan Kukar. Di tengah dinamika politik yang telah terjadi, ia berharap pemerintahan Aulia Rahman Basri dan Rendi Solihin dapat berlangsung harmonis hingga akhir jabatan. Sehingga kondusivitas pembangunan Kukar dapat terjaga baik hingga empat tahun ke depan.
“Saya berpesan agar keharmonisan ini tetap terjaga, sehingga Kukar terus kondusif dan pembangunannya berjalan dengan baik,” tutur Sultan Aji Muhammad Arifin.
Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kukar Rendi Solihin mengatakan silaturahmi adalah kunjungan perdana kepengurusan DPC yang dipimpinnya. Kedaton Kesultanan sebagai tujuan pertama adalah bentuk penghormatan terhadap pilar kesultanan, yakni menjunjung tinggi adab dan adat.
Rendi mengakui, selama hampir enam tahun PDI Perjuangan berada di pemerintahan Kukar. Baru ini ia mendengar langsung nasihat terbuka Sultan dalam sebuah forum. Dan ini menjadi kehormatan dan penghargaan yang luar biasa bagi kepengurusan DPC PDI Perjuangan,
“Tidak ada kata lain bagi kami selain taat dan patuh kepada orang tua kami bersama, Ayahanda Sultan Kutai Kartanegara. Jadi kami terus menjaga keharmonisan di internal pemerintahan maupun di tengah masyarakat,” tegas Rendi.
Dalam pemerintahan yang dipimpinnya bersama Aulia Rahman Basri melalui visi misi Kukar Idaman Terbaik. Rendi pastikan bahwa semua ini adalah buah perjuangan PDI Perjuangan dan masyarakat Kukar. Oleh karena itu, seluruh pengurus dan kader PDI Perjuangan mendukung penuh program pemerintah daerah, termasuk komitmen mewujudkan Kukar Idaman Terbaik.
“Kami terus mengharapkan nasihat, arahan, dan wejangan dari Ayahanda Sultan kepada kami sebagai generasi penerus. PDI Perjuangan selalu siap bersinergi dan menjadi mitra dalam membantu pembangunan daerah,” tutupnya. (moe)
Editor : Indra Zakaria