Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Naik Kelas Jadi Partai Politik, Gerakan Rakyat Resmi Usung Visi Keadilan Anies Baswedan

Redaksi Prokal • 2026-01-19 09:30:00
Sahrin Hamid terpilih sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat dalam rakernas, Minggu (18/1). (Istimewa)
Sahrin Hamid terpilih sebagai Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat dalam rakernas, Minggu (18/1). (Istimewa)

 

PROKAL.CO- Ormas Gerakan Rakyat secara resmi bertransformasi menjadi Partai Gerakan Rakyat melalui keputusan bulat dalam Rakernas I yang digelar di Jakarta. Keputusan bersejarah ini diambil secara demokratis melalui mekanisme pemungutan suara digital pada Minggu malam. Mayoritas anggota menyepakati bahwa organisasi ini harus bertransformasi menjadi instrumen politik formal guna membawa perubahan dan mewujudkan visi keadilan sosial di kancah nasional.

Dalam rapat pleno yang dihadiri oleh 511 perwakilan dari seluruh penjuru Indonesia, Sahrin Hamid ditetapkan sebagai Ketua Umum perdana Partai Gerakan Rakyat. Pemilihan ini menandai kesolidan struktur organisasi yang telah mengakar dari tingkat pusat hingga ke daerah. Sahrin menegaskan bahwa partai baru ini hadir dengan misi khusus untuk mendobrak gaya politik elitis yang dinilai masih mendominasi panggung politik tanah air saat ini.

Ideologi partai ini berakar kuat pada semangat keadilan sosial yang identik dengan sosok Anies Rasyid Baswedan, yang juga tercatat sebagai Anggota Kehormatan 001. Sahrin Hamid mengungkapkan bahwa perjuangan keadilan dan kesetaraan yang selama ini disuarakan Anies secara personal, kini telah dilembagakan secara institusional melalui Partai Gerakan Rakyat. Hal ini diharapkan menjadi wadah yang lebih kuat bagi para pendukung visi perubahan untuk bergerak dalam satu komando partai.

Salah satu keunikan yang diusung partai ini adalah komitmen mereka untuk tetap mandiri dan terbebas dari pengaruh oligarki maupun politik dinasti. Pengurus mengklaim bahwa sejak tahun 2023, seluruh pendanaan kegiatan berasal murni dari hasil patungan atau swadaya anggota secara gotong royong. Untuk menjaga integritas kader, partai mewajibkan setiap anggotanya memegang teguh Panca Dharma yang mencakup prinsip religiusitas, nasionalisme kerakyatan, kersa ksatria, kasih sayang, serta integritas moral.

Pasca deklarasi transformasi ini, jajaran pengurus pusat hingga daerah kini mengalihkan fokus utama mereka pada pemenuhan regulasi pendaftaran partai politik. Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat, Muhammad Ridwan, menyatakan bahwa verifikasi administrasi di tingkat kementerian dan persiapan menjadi peserta pemilu menjadi prioritas mendesak. Partai Gerakan Rakyat bertekad memastikan diri melenggang ke kontestasi pemilu sebagai kendaraan politik yang memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.(*)

Editor : Indra Zakaria