PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Permintaan akan transportasi laut tetap tinggi. Terutama karena harga tiket yang lebih terjangkau dibandingkan transportasi udara.
Juga faktor pengalaman berbeda yang dicari banyak orang.
Dari Balikpapan ada tiga rute utama yang dilayani oleh Dharma Lautan Utama (DLU).
Yakni, Surabaya, Pare-Pare, dan Palu. Rute inipun masih menjadi pilihan masyarakat.
Walau terjadi perubahan kondisi di lapangan, terutama dengan menurunnya intensitas pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Pemimpin DLU Cabang Balikpapan, M Saleh, mengatakan kendati ada perubahan dalam tingkat permintaan, rute-rute tersebut tetap menjadi pilihan utama.
"Rute Surabaya, Pare-Pare, dan Palu sangat padat, terlebih saat menjelang Lebaran," ungkap Saleh.
Lebih lanjut, Saleh mengatakan, dibandingkan tahun lalu, peningkatan bisa terjadi hingga 30 persen, adapun saat ini dibandingkan reguler peningkatan baru mencapai 10 persen.
Sementara itu, meskipun pembangunan di IKN menurun, Saleh menilai hal itu tidak terlalu berpengaruh besar terhadap permintaan transportasi laut.
"Masyarakat sudah menyiapkan anggaran untuk mudik jauh-jauh hari. Seperti tahun lalu, mereka tetap memilih transportasi laut meskipun ada perubahan di IKN," tuturnya.
Ini menunjukkan, masyarakat tetap mempercayakan perjalanan mudik mereka kepada DLU.
Dengan persiapan yang matang dan armada yang siap melayani, DLU berharap dapat memberikan layanan terbaik bagi masyarakat yang ingin merayakan Lebaran 2025 dengan aman dan nyaman.
Pada 2025, DLU semakin memperkuat layanannya dengan menambah frekuensi keberangkatan untuk beberapa rute.
"KM Dharma Kencana V kini melayani rute Balikpapan-Surabaya-Palu hingga tiga kali dalam sepekan. Kami juga memiliki armada lain seperti KM Dharma Kartika IX yang melayani rute Balikpapan-Pare Pare dengan frekuensi tiga kali seminggu," bebernya.
Armada lainnya, seperti KM Dharma Ferry VII dan KM Dharma Ferry V, juga tetap beroperasi untuk mendukung kelancaran transportasi laut dari Balikpapan. (far)
Ulil Mu'awanah
Editor : Faroq Zamzami