Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Ambulans Terjepit di Samarinda Gara-Gara Trailer dan Crane Main Terobos di Jembatan Mahakam

Redaksi • Selasa, 1 Juli 2025 - 15:06 WIB
Penampakan trailer dan truk crane yang memaksa melintas di Jembatan Mahakam terekam CCTV. Kedua kendaraan ini menyebabkan ambulans RSUD IA Moeis terjepit hingga bodinya baret.
Penampakan trailer dan truk crane yang memaksa melintas di Jembatan Mahakam terekam CCTV. Kedua kendaraan ini menyebabkan ambulans RSUD IA Moeis terjepit hingga bodinya baret.

 

SAMARINDA- Dua kendaraan berat nekat menerobos Jembatan Mahakam hingga membuat ambulans RSUD IA Moeis yang membawa pasien emergency terjepit dan bodinya baret panjang. Aksi memaksa masuk itu terjadi Senin (30/6/2025) malam, memicu kemacetan dan keluhan pengguna jalan lain.

Sebuah trailer 22 roda merek Hino berwarna biru yang mengangkut rangka besi besar lebih dulu melaju dari arah Samarinda Seberang pukul 22.50 Wita. Di belakangnya, truk crane 10 roda merek Tadano yang beratnya diperkirakan lebih dari 40 ton juga memaksa melintas di jembatan besi pertama di Kota Samarinda itu.

Kedua kendaraan tersebut tak mengindahkan pengguna jalan lain. Trailer bernomor polisi A 95** TY dan truk crane itu tetap memaksa masuk ke Jembatan Mahakam hingga membuat ambulans rumah sakit pelat merah terjepit dan lecet di bodi kiri.

Insiden itu disaksikan warga yang melihat orang di kabin trailer malah menyuruh sopir ambulans untuk tetap melintas meski ruang sempit akibat lebar kendaraan.

"Ambulans itu membunyikan sirene. Tapi trailer itu sudah masuk. Ambulans yang mau masuk ke jembatan jadi tidak bisa karena sempit. Tetapi disuruh tetap lewat sama orang di trailer sehingga ambulans terjepit. Ambulans itu bawa pasien emergency," kata Ferdy yang membuntuti trailer dan truk crane hingga akhirnya diberhentikan Polantas di seberang Jembatan Mahakam sisi Karang Asam.

Trailer dan truk crane yang diketahui bertolak dari Kalimantan Selatan menuju anak perusahaan BUMN di Kota Bontang itu juga tak dikawal. Tak terlihat petugas berseragam keluar dari kabin trailer maupun mobil dobel kabin yang mengiringinya. (oke/beb)

 

Editor : Indra Zakaria