SAMARINDA – Tabir gelap di balik penemuan bayi laki-laki di Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, akhirnya terungkap. Hanya berselang satu jam setelah warga digegerkan oleh penemuan bayi yang menggigil di selokan, aparat Kepolisian Sektor Sungai Pinang berhasil mengamankan pelaku utama yang ternyata merupakan ibu kandung sang bayi sendiri.
Kapolsek Sungai Pinang, AKP Aksarudin Adam, mengungkapkan bahwa pengungkapan cepat ini dilakukan setelah personel kepolisian melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menghimpun keterangan saksi di sekitar Gang Mandiri. Dari hasil interogasi, terungkap bahwa sang ibu melahirkan bayi tersebut sendirian pada dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Dalam kondisi panik dan tidak memiliki ikatan pernikahan yang sah, ia kemudian secara spontan meletakkan darah dagingnya di pinggir lapangan kosong dekat selokan.
Motif di balik tindakan nekat ini dipicu oleh tekanan ekonomi yang menghimpit. Pelaku mengaku tidak memiliki penopang finansial atau sosok tulang punggung dalam keluarganya. Situasi semakin sulit karena ia juga masih harus menghidupi seorang anak lain yang baru berusia 1,5 tahun. Ketidakmampuan untuk merawat bayi baru lahir di tengah keterbatasan biaya hidup membuatnya mengambil keputusan pendek yang melanggar hukum tersebut.
Saat ini, sang ibu telah dibawa ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis sekaligus pendampingan psikologis. Meski secara fisik dinyatakan sehat, pelaku dilaporkan mengalami trauma mendalam, baik karena beban batin atas perbuatannya maupun tekanan akibat kehadiran aparat dan perhatian masyarakat luas. Walaupun kondisinya masih belum stabil secara mental, kepolisian memastikan bahwa yang bersangkutan bersikap kooperatif selama pemeriksaan.(*)
Editor : Indra Zakaria